Citra Wulandari
Universitas Islam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK GOSOK KAYU PUTIH UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT Nurul Hidayanti; Citra Wulandari; Sabilatul Najjah As-sa’bani; Gita Ashari; Ike Widyaningrum; Achdan Sukmana
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan bahan alam sebagai obat tradisional telah banyak dikenal oleh masyarakat untuk membantu masalah kesehatan. Bahan alam yang banyak digunakan pada minyak kayu putih ( Eucalyptus globulus ) sebagai obat tradisional untuk mengatasi rematik, pegal linu, dan nyeri otot terutama pada lansia. Mengingat tren “back to nature” dan mahalnya biaya pengobatan modern telah mendorong masyarakat untuk mencari alternatif pengobatan yang lebih aman. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat minyak oles kayu putih secara mandiri agar memenuhi standar khasiat dan keamanan. Adapun mitra pada penyuluhan ini adalah masyarakat di Gang 8A, RT 05/RW 05, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dengan memberikan edukasi berbasis presentasi manfaat bahan minyak kayu putih sebagai minyak oles. Pada bidang farmasi, salah satu bentuk pemanfaatan bahan alam menjadi produk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, adalah produk minyak oles. Minyak oles merupakan sediaan obat topikal berbentuk cair yang diaplikasikan langsung pada kulit untuk meredakan keluhan seperti nyeri otot, pegal linu, rematik, atau sendi. Setelah dilakukan presentasi lalu dilanjutkan dengan video pembekuan, kemudian diskusi tanya jawab, dan evaluasi pre-test lalu post-test sebanyak lima soal. Hasil penilaian pre-test dan post-test menghasilkan peningkatan pengetahuan yang signifikan pada masyarakat: pre-test 80% cukup dan 20% baik, serta hasil post-test 70% baik dan 30% cukup. Hasil tersebut menunjukkan bahwasanya pemahaman masyarakat meningkat secara signifikan dengan pendekatan melalui penjelasan materi dan peningkatan video pada pembuatan minyak oles kayu putih.