Nabil Lintang Pamungkas
Prodi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemetaan Permasalahan Pengembangan Koperasi Konsumen Dua Tiga Empat Nahdlatul Ulama di Kabupaten Situbondo Nabil Lintang Pamungkas; Ja'far Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.11385

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung transformasi tata kelola Koperasi Konsumen Dua Tiga Empat Nahdlatul Ulama di Kabupaten Situbondo. Dengan tujuan untuk memetakan permasalahan terkait sistem manajemen dan pemasaran berbasis digital. Kegiatan diawali dengan seminar dan dialog interaktif yang membahas pentingnya kepatuhan koperasi terhadap regulasi, pengurusan legalitas usaha, penguatan partisipasi anggota, serta perencanaan digitalisasi yang ditargetkan mulai berjalan pada akhir tahun 2025. Sesi seminar kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) untuk memetakan permasalahan mendasar, menghimpun masukan, serta merumuskan strategi pengembangan koperasi. Hasil FGD menunjukkan bahwa koperasi memiliki beberapa unit usaha yang berjalan cukup baik, seperti Unit Penjualan Pupuk, Situbondo Konveksi Nahdliyin (SKN), NU Cafe & Resto, Unit Simpan Pinjam, dan Unit UMKM. Namun demikian, masih terdapat beberapa tantangan, antara lain belum adanya visi organisasi yang jelas, ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) baku, dan minimnya forum evaluasi rutin. Selain itu, kebutuhan dukungan eksternal berupa bantuan modal, pelatihan teknis, dan penguatan jaringan kemitraan digital juga menjadi sorotan. Kegiatan sosialisasi dan FGD ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi koperasi dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan daya saing melalui pemasaran digital.