Azzahra Novelia Putri
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Berbasis Tempat Ibadah di Mushola Miftahussibah Cikande Karawang Suhardi; Muhammad Tsabit; Danu Pangestu; Azzahra Novelia Putri
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 3 No 2 (2024): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63297/abdimas.v3i2.162

Abstract

Kabupaten Karawang saat ini berada dalam kondisi darurat pengelolaan sampah yang memerlukan intervensi segera dan terstruktur. Dengan produksi sampah harian yang mencapai 900 hingga 1.200 ton, terutama pada periode puncak seperti libur Lebaran, infrastruktur pembuangan akhir di TPA Jalupang mengalami kelebihan kapasitas yang kritis. Situasi ini diperburuk oleh resistensi sosial dari masyarakat sekitar TPA yang menolak rencana perluasan lahan akibat dampak lingkungan yang tak tertangani. Jurnal pengabdian masyarakat ini memaparkan implementasi strategi pengelolaan sampah mandiri melalui gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang berbasis pada komunitas religius di Mushola Miftahussibah, Karawang. Mitra pengabdian dalam program ini meliputi pengurus Dewan Kemakmuran Mushola (DKM), majelis taklim, dan remaja masjid. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang komprehensif, mencakup tahapan pemetaan sosial, sosialisasi teologis (Fiqh Lingkungan), pelatihan teknis pemilahan dan pengomposan, pendampingan infrastruktur, serta monitoring dan evaluasi berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif mendalam dan instrumen kuesioner pre-test serta post-test untuk mengukur transformasi pengetahuan, sikap, dan perilaku jamaah. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan secara statistik pada pemahaman jamaah mengenai konsep 3R sebesar 45% pasca pelatihan. Secara fisik, terbentuk sistem pemilahan sampah organik dan anorganik yang terintegrasi di lingkungan mushola, serta inisiasi bank sampah mini berbasis sedekah sampah yang mengubah persepsi sampah dari masalah menjadi potensi amal jariyah. Secara sosial, program ini memperkuat kohesi jamaah melalui revitalisasi budaya gotong royong. Kesimpulannya, mushola memiliki potensi besar sebagai sentra edukasi ekologis dan titik awal revolusi perilaku pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, menawarkan solusi alternatif terhadap kebuntuan pengelolaan sampah konvensional.