Blasius Boli Lasan
State University of Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEEFEKTIFAN SANDIWARA BONEKA UNTUK MEMBENTUK PERILAKU ASERTIF SISWA SEKOLAH DASAR Robbi Suraida Utami; M. Ramli; Blasius Boli Lasan; Husni Hanafi
Bhinneka Tunggal Ika Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Bhinneka Tunggal Ika Journal
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/fwq6sj22

Abstract

Students developing task of having assertive behavior that can make them respond appropriately to things that harm themselves needed to be formed early on, that is when in low grade elementary school. Puppet plays are role playing techniques that have conformity in shaping assertive behavior in low grade elementary school students in the form of pleasant conditions presented during the service process. Tests carried out on 30 students at Muhammadiyah 4 Elementary School Malang showed evidence of a significant positive difference between the results of the students' pretest and posttest. Evidence of limited effectiveness suggests further testing using puppet theater techniques in shaping assertive behavior in elementary school students.
TINGKAT KONTROL DIRI TERHADAP PORNOGRAFI SISWA X SMK NEGERI 2 SINGOSARI Deasy Dwi Cahyaningtyas Arifin; IM Hambali; Blasius Boli Lasan
Journal of Teacher Well-being Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Teacher Well-being
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/estdrh70

Abstract

Kontrol diri terhadap pornografi adalah kemampuan seseorang untuk mengatur perilaku dalam mengelola informasi baik berupa bacaan melalui internet, buku, majalah dan komik terutama memilih bacaan pornografi. Banyak seseorang yang tidak dapat menekan perilakunya dalam mengelola informasi terutama pornografi.  Sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kontrol diri terhadap pornografi siswa SMK Negeri 2 Singosari. Dalam penelitian ini menggunakan deskripsi kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 62, 26% tergolong tinggi, 35,85% tergolong sedang dan 1,89% tergolong rendah.
CHAPTER REVIEW: TRANS-PARADIGM, CROSS-PARADIGM, AND WITHIN-PARADIGM VARIATIONS Husni Hanafi; Blasius Boli Lasan; Andi Mappiare
Journal of Teacher Well-being Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Teacher Well-being
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/7z6b9m13

Abstract

Artikel ini mereviu Bab Tujuh dari buku Paradigms of Counseling and Psychotherapy karya R.R. Cottone (2012), yang menawarkan kerangka klasifikasi teori konseling ke dalam empat kategori: paradigma-spesifik, trans-paradigma, cross-paradigm, dan within-paradigm variation. Fokus utama artikel ini adalah pada pendekatan cross-paradigm yang mencoba mengintegrasikan dua atau lebih paradigma berbeda secara sadar dan operasional. Salah satu contoh menonjol adalah pendekatan psikoedukasi oleh Carol Anderson untuk pengobatan skizofrenia, yang menggabungkan paradigma medis dengan sistemik-relasional.Meskipun pendekatan ini terbukti efektif secara empiris, implementasinya menghadapi tantangan kelembagaan dan filsafati. Artikel ini menyoroti perlunya penguatan fondasi ontologis, epistemologis, dan aksiologis agar pendekatan lintas-paradigma memperoleh legitimasi ilmiah dan profesional. Selain itu, dukungan kelembagaan dan kebijakan menjadi kunci untuk pelembagaan praktik integratif dalam sistem kesehatan mental modern. Artikel ini menyimpulkan bahwa masa depan konseling menuntut integrasi reflektif antarparadigma, bukan sekadar memilih pendekatan tunggal. Pendekatan psikoedukasi memberikan arah potensial menuju paradigma baru yang lebih responsif terhadap kompleksitas manusia dan konteks sosialnya.