Kemampuan menulis teks berita merupakan kompetensi dasar yang wajib dikuasai siswa SMP. Secara umum, penguasaan kemampuan ini masih menjadi tantangan, dimana siswa sering mengalami kesulitan menyusun teks sesuai jenis berita, struktur piramida terbalik, kelengkapan unsur, kesesuaian judul, serta kaidah kebahasaan yang tepat. Kondisi ini diperparah oleh pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan partisipasi aktif siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode chain writing terhadap kemampuan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 20 Tangerang Selatan. Kebaharuan penelitian ini terletak pada penerapan metode chain writing yang diterapkan pada materi teks berita, berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menerapkan metode ini untuk jenis pada teks eksplanasi, pidato, maupun teks persuasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu dengan desain penelitian non-equivalent control group. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Terdapat dua kelompok yang menjadi sampel dalam penelitian ini, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang masing-masing berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes pretest dan posttest serta dokumentasi. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen karena nilai signifikansi > 0,05. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai t hitung sebesar 7,84 dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05). Diperoleh pula rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen sebesar 72,14 dengan skor N-Gain 0,51 (kategori sedang), sedangkan kelompok kontrol sebesar 58,47 dengan skor N-Gain 0,22 (kategori rendah). Selain itu, diperoleh nilai effect size sebesar 0,89 yang berkategori besar. Hal ini berarti Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode chain writing efektif dan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa.