Mesi Parlinda
Universitas Sanz Magnatya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESEHATAN MENTAL ANAK MUDA DAN RISIKO KESELAMATAN KERJA BERDASARKAN SURVEI KESEHATAN INDONESIA 2023 Mesi Parlinda
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1587

Abstract

Latar Belakang: Fase transisi dari remaja akhir menuju dewasa awal dan dunia kerja sering diwarnai tekanan psikososial yang memengaruhi kondisi mental. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan kelompok usia 15–24 tahun memiliki kerentanan gangguan mental yang cukup menonjol. Kondisi ini dapat memengaruhi konsentrasi, kewaspadaan dan pengambilan keputusan saat bekerja sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja pada usia produktif awal. Tujuan: Menganalisis gambaran proporsi depresi pada anak muda usia 15-24 tahun berdasarkan data SKI 2023 serta mengkaji dampaknya terhadap risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif berbasis analisis data sekunder dari laporan SKI 2023 yang didukung tinjauan literatur ilmiah lima tahun terakhir. Analisis difokuskan pada proporsi depresi menurut kelompok usia dan status pekerjaan menggunakan data tertimbang sebagaimana disajikan dalam laporan resmi. Hasil: Proporsi depresi pada usia 15–24 tahun tertinggi ditemukan pada responden tidak bekerja (±2,3%) dan pekerja harian sektor informal (±2,3%), serta pada responden yang masih bersekolah (±2,1%). Temuan ini menunjukkan adanya kerentanan psikososial pada kelompok usia produktif awal yang berpotensi memengaruhi kesiapan kerja dan keselamatan. Saran: Perlu dilakukan deteksi dini serta penguatan program kesehatan mental di lingkungan pendidikan dan tempat kerja sebagai langkah preventif untuk menekan risiko kecelakaan kerja pada kelompok usia muda.Kata Kunci: Kesehatan Mental, Anak Muda, Keselamatan Kerja, Survei Kesehatan Indonesia