Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Program Peningkatan Kesehatan Kerja melalui Edukasi Ergonomi dan Gaya Kerja Sehat pada Pekerja Home Industry Nita Sofia Rakhmawati; Hasri Widuri; Micko Teguh Tri Cahyo
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 8 No. 1 (2026): Madani : Februari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/madani.v8i1.3066

Abstract

The lanting home industry in Cilacap Regency plays an important role in supporting the local economy. However, the predominantly manual production process places workers at risk of musculoskeletal disorders due to non-ergonomic working postures. This community service program aimed to improve occupational health among lanting workers through ergonomic education and the implementation of healthy work practices. The activity was conducted at one lanting home industry in Cilacap Regency and involved 30 workers. Evaluation was carried out using pre–post tests to assess changes in knowledge levels, complemented by observations of work behavior at the production site. The results showed a significant increase in workers’ knowledge, indicated by an increase in the proportion of workers in the high-knowledge category from 10% before the intervention to 73% after the intervention. Workers began to adopt better working postures, perform light stretching during work breaks, and demonstrated collective awareness by reminding each other to maintain proper working positions. The program proved to be effective, affordable, and easy to implement in improving awareness and healthy work behaviors in small-scale lanting home industries. This activity has the potential to be further developed as a simple ergonomic intervention model for similar traditional food industries.
Ergonomic Need Assessment Berbasis Antropometri pada Proses Pengeringan Lanting sebagai Dasar Perancangan Rotary Drying Rack Nita Sofia Rakhmawati; Neli Anissah; Hasri Widuri
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengeringan lanting pada industri rumah tangga masih didominasi oleh pekerjaan manual dengan fasilitas kerja yang belum mempertimbangkan aspek ergonomi. Kondisi tersebut menyebabkan pekerja melakukan postur membungkuk, menjangkau, dan gerakan repetitif yang berpotensi meningkatkan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian bertujuan mengidentifikasi ergonomic need assessment berbasis antropometri pada proses pengeringan lanting sebagai dasar pengembangan rotary drying rack ergonomis. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan metode ergonomic need assessment terhadap 30 pekerja home industry lanting. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas kerja, identifikasi faktor risiko ergonomi, pengukuran antropometri, dan analisis kebutuhan ergonomi. Variabel antropometri yang diukur meliputi tinggi badan, tinggi siku berdiri, tinggi bahu berdiri, rentang tangan depan, dan rentang tangan horizontal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengeringan masih didominasi postur kerja tidak ergonomis berupa membungkuk, menunduk, menjangkau, dan gerakan repetitif. Hasil penilaian REBA menunjukkan 90% pekerja berada pada kategori risiko sedang dan 10% pada kategori risiko tinggi, sedangkan keluhan MSDs sebagian besar berada pada kategori sedang (67%). Berdasarkan hasil ergonomic need assessment diperoleh rekomendasi desain rotary drying rack ergonomis dengan tinggi alat 150 cm, tinggi rak atas 130 cm, tinggi rak tengah 90 cm, tinggi rak bawah 50 cm, diameter tray 70 cm, tiga tingkat rak, sistem putar (lazy susan), dan roda caster.