Keyla Marsya Mokodongan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK IKAN NILA (Oreochromis niloticus), CAKALANG (Katsuwonus pelamis), DAN LAJANG (Decapterus sp.) PADA SUHU BERBEDA Siti Fadillah Mooduto; Keyla Marsya Mokodongan; Regita R Akuba; Natalia; Fadlia Talahat; Amelia Usman; Reinal Putal
Journal Of Fisheries Agribusiness Vol. 4 No. 1 (2026): JOURNAL OF FISHERIES AGRIBUSINESS (APRIL)
Publisher : Program Vokasi UNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jfa.v4i1.74

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus), cakalang (Katsuwonus pelamis), dan lajang (Decapterus sp.) merupakan bahan pangan perikanan yang mudah mengalami penurunan mutu selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh lama penyimpanan terhadap karakteristik organoleptik ketiga jenis ikan pada 3 perlakuan suhu, yaitu freezer, chiller, dan suhu ruang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 3 kali ulangan pada setiap perlakuan. Parameter yang diamati meliputi mata, insang, lendir, daging, aroma, tekstur, dan kualitas keseluruhan menggunakan skala organoleptik 1–9, dengan skor tinggi menunjukkan mutu ikan yang lebih segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel ikan pada awal pengamatan memiliki skor rata-rata 9, yang menunjukkan kondisi sangat segar. Pada penyimpanan freezer, penurunan mutu berlangsung lebih lambat, dengan skor organoleptik menurun secara bertahap dari 9 menjadi 8, kemudian mencapai 7 pada akhir pengamatan. Penyimpanan chiller juga mampu memperlambat penurunan mutu, tetapi efektivitasnya masih berada di bawah freezer. Sementara itu, penyimpanan pada suhu ruang menyebabkan penurunan mutu paling cepat, ditandai dengan mata cekung, insang kecoklatan, lendir berlebih, aroma busuk, dan tekstur lembek. Dengan demikian, freezer merupakan metode penyimpanan terbaik dalam mempertahankan mutu organoleptik ikan nila, cakalang, dan lajang.