Dian Aditya Suryani
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sexual Education in the Scope of Ethics: A Philosophical Study Dian Aditya Suryani; Supriyanto
Al-Hukumah: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Konsultan Jurnal Ilmiah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63738/al-hukumah.v2i1.28

Abstract

Sex education is an important issue in the field of education that is not only related to biological aspects but also involves ethical dimensions, values, and human dignity. In practice, sex education is often understood in a narrow sense or trapped in an extreme dichotomy between permissive and repressive approaches, thus failing to fully develop students’ moral awareness. This article aims to examine sex education within an ethical framework through a philosophical approach as a more comprehensive and meaningful alternative. This study employs a qualitative library research method by critically reviewing literature on ethical philosophy, philosophy of education, sex education, as well as classical and contemporary Islamic ethical studies. Data analysis is conducted conceptually and reflectively by examining the ontological, epistemological, and axiological dimensions of sex education. The findings indicate that sex education, from a philosophical-ethical perspective, should be understood as a process of forming holistic human beings that emphasizes responsible freedom, respect for human dignity, and the internalization of moral values. Furthermore, sex education plays a significant role as a means of developing students’ moral awareness in understanding and managing sexuality wisely. Therefore, the philosophical-ethical approach provides a conceptual foundation for formulating sex education that is not merely informative but also oriented toward moral and humanistic development.
Digitalisasi manajemen kepemimpinan pendidikan untuk meningkatkan mutu layanan akademik di SMK Darussalam Cilacap Halimatu Sa'diyah; Dian Aditya Suryani; Siswadi Siswadi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i2.16388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi digitalisasi manajemen kepemimpinan pendidikan dalam meningkatkan mutu layanan akademik di SMK Darussalam Cilacap. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tuntutan era digital yang menuntut lembaga pendidikan untuk bertransformasi secara sistemik, khususnya dalam aspek kepemimpinan dan manajemen berbasis teknologi. Kepemimpinan pendidikan tidak lagi bersifat konvensional, melainkan harus adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang dilakukan SMK Darussalam Cilacap dalam melaksanakan digitalisasi manajemen kepemimpinan pendidikan terbilang baik, terdapat lima komponen dalam tahap perencanaan yaitu merencanakan tujuan, meneliti masalah, dan pekerjaan, mengumpulkan data dan informasi, menentukan tahap manajemen, dan merumuskan pemecahan masalah. Transformasi ini memberikan dampak positif terhadap efektivitas layanan akademik, peningkatan akses informasi, serta efisiensi pengelolaan data pendidikan. Dalam penelitian ini informan yang dipilih terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, 3 operator sekolah dan 5 siswa. Selain itu, kepemimpinan yang berbasis digital mampu mendorong kolaborasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan kompetensi digital tenaga pendidik dan infrastruktur teknologi yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan sarana prasarana, serta pengembangan budaya digital dalam lingkungan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa digitalisasi manajemen kepemimpinan pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu layanan akademik secara berkelanjutan.