Kepuasan pasien merupakan konsekuensi dari mutu pelayanan yang dirasakan dan merupakan fungsi dari kinerja sistem pelayanan kesehatan yang dirasakan dan harapan pasien. Faktor kepuasan diantaranya adalah kurangnya komunikasi interpersonal yang empatik dan fasilitas yang tersedia di pelayanan kesehatan. Promosi kesehatan merupakan suatu upaya untuk memengaruhi seseorang dengan memberikan informasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara promosi kesehatan dan fasilitas pelayanan dengan kepuasan pasien di Klinik Haikal Kabupaten Purwakarta. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan analisis regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara promosi kesehatan dan fasilitas pelayanan dengan kepuasan pasien di Klinik Haikal Kabupaten Purwakarta. Promosi kesehatan yang kurang baik memiliki risiko 14 kali lebih besar, sedangkan fasilitas pelayanan yang kurang baik memiliki risiko 15 kali lebih besar menyebabkan ketidakpuasan pasien dibandingkan dengan yang baik. Secara simultan, kepuasan pasien dapat diprediksi oleh promosi kesehatan, fasilitas pelayanan, pendidikan, dan pekerjaan dengan nilai Nagelkerke R Square sebesar 79% dan Cox & Snell R Square sebesar 58%. Hasil ini menegaskan pentingnya upaya manajemen klinik dalam meningkatkan komunikasi efektif dan empatik, menyediakan fasilitas yang nyaman dan memadai, serta melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas pelayanan. Selain itu, penerapan sistem pelayanan berbasis digital diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat kepercayaan dan kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan.