Maria Sophia Meza
STIKes St. Elisabeth Keuskupan Maumere

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SENAM PEREGANGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN DAN PENGURANGAN NYERI SENDI PADA LANSIA DI UPTD PANTI KESEJAHTERAAN SOSIAL LANJUT USIA PADU WAU MAUMERE Dewa Agung Ginna Andriani; Gabriel Mane; Marthen Preskapu Wela; Joan Puspitanumihardja; Arianto Marselinus Hode; Edeltiani Theresia Dilan Wora; Maria Sophia Meza; Moreno Herdyanto Lay Da Lopez
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v8i1.1311

Abstract

Latar belakang: Peningkatan jumlah lanjut usia di Indonesia diikuti dengan meningkatnya permasalahan kesehatan degeneratif, khususnya nyeri sendi dan penurunan kebugaran fisik. Kondisi ini banyak ditemukan pada lansia yang tinggal di panti sosial akibat keterbatasan aktivitas fisik terstruktur. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi lansia dalam melakukan senam peregangan sebagai upaya meningkatkan kebugaran dan mengurangi nyeri sendi. Metode: Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan praktik senam peregangan, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Sasaran kegiatan adalah lansia penghuni UPTD Panti Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Padu Wau Maumere. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia mengenai nyeri sendi dan senam peregangan, peningkatan keterampilan dalam melakukan gerakan peregangan dengan benar, serta perubahan sikap positif terhadap aktivitas fisik rutin. Lansia juga melaporkan penurunan keluhan nyeri dan tubuh terasa lebih bugar setelah mengikuti kegiatan. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai program berkelanjutan di panti sosial.