Nyeri persalinan kala I fase aktif merupakan pengalaman yang menantang bagi ibu bersalin dan memerlukan strategi manajemen yang efektif. Metode non-farmakologis seperti teknik deep back massage dan deep breathing semakin mendapat perhatian sebagai alternatif yang aman dan terjangkau dalam mengelola nyeri persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mensintesis bukti ilmiah terkini mengenai efektivitas teknik deep back massage dan deep breathing dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif melalui pendekatan systematic literature review. Pencarian literatur dilakukan pada Oktober-November 2025 melalui empat basis data elektronik utama yaitu PubMed, Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan menggunakan pedoman PRISMA 2020. Kriteria inklusi mencakup studi primer berbentuk randomized controlled trial, quasi-experimental, atau observasional yang dipublikasikan tahun 2021-2025 dalam jurnal peer-reviewed. Sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi yang terdiri dari 6 randomized controlled trials, 2 systematic review and meta-analysis, 1 experimental study, dan 1 integrative review. Teknik deep back massage menunjukkan penurunan skor nyeri dengan mean difference 0,87 hingga 3,20 poin pada skala VAS dengan nilai p<0,05. Intervensi mind-body yang mencakup deep breathing menghasilkan effect size besar dengan SMD -1,45 untuk hypnosis dan -1,22 untuk mindfulness. Kesimpulan: Teknik deep back massage dan deep breathing terbukti efektif secara signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif dengan profil keamanan yang baik, sehingga dapat direkomendasikan sebagai standar asuhan persalinan non-farmakologis dalam praktik kebidanan