Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Teknik Radioterapi 3D-CRT, IMRT, LINAC, dan Booster Elektron dalam Optimasi Dosis dan Perlindungan Organ Risiko Fathiyah Nisaaul Haq; Tasya Adinda Putri; Yasmin Aula Febriana Iriandita; I Gde Eka Dirgayusa; Nurul Maulidiyah; Rafli Filano
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Vol 9 No 01 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jpfs.v9i01.1768

Abstract

Radioterapi merupakan salah satu terapi kanker yang terus mengalami perkembangan hingga kini seiring dengan kemajuan teknologi penyinaran, perencanaan dosis, dan dosimetri. Peran dari fisika medis turut berperan dalam mengefektifkan radioterapi dalam mencapai dosis cukup tinggi pada PTV namun dengan paparan minimal pada OAR. Teknik radioterapi mencakup 3D-CRT, IMRT, LINAC, dan Booster Electron yang dimana keempatnya digunakan untuk mencapai distribusi obat yang presisi dan aman pada PTV. Adapun metode penelitian yang digunakan pada artikel ini menggunakan literature review untuk mengkaji teknik radioterapi modern menggunakan artikel-artikel yang memenuhi kriteria dan kemudian digunakan sebagai sumber utama dalam menyusun artikel review ini. Dari sembilan artikel yang dikaji dan disajikan dalam bentuk tabular, hasil menunjukkan adanya pola yang konsisten mengenai radioterapi modern yang mampu memberikan dosis yang lebih homogen dan konformal dibandingkan dengan teknik konvensional. Sebagian besar terapi memberikan perlindungan terhadap organ yang berisiko dan menunjukkan respon klinis yang berbeda-beda. Ditemukan juga pentingnya kontinuitas jadwal fraksionasi karena terapi yang terinterupsi berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan survival pasien. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa optimalisasi teknik radioterapi bukan hanya meningkatkan kualitas dosimetri, tetapi juga memperbaiki luaran klinis. Namun, karena adanya keterbatasan pada penelitian ini, masih dibutuhkannya penelitian lanjutan melalui riset yang lebih mendalam dan terstandar.