Yayasan Sajarah Timbanganten Bandung merupakan pengelola kawasan pemakaman bersejarah yang memiliki nilai budaya dan historis bagi masyarakat Kota Bandung. Namun, proses administrasi pemakaman masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan berbagai kendala, seperti kesulitan pengelolaan data, monitoring makam, pencatatan pembayaran, dan penyediaan informasi kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan TIMGRAVID (Timbanganten Grave Digital Information), yaitu sistem informasi manajemen pemakaman berbasis web untuk mendukung digitalisasi tata kelola dan peningkatan kualitas layanan yayasan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dan User-Centered Design (UCD) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pengembangan sistem, implementasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan pengelolaan data jenazah, data penanggung jawab, relasi keluarga, pengelolaan blok makam, administrasi pembayaran, monitoring masa berlaku hak penggunaan makam, serta penyediaan informasi publik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa TIMGRAVID mampu meningkatkan efektivitas administrasi, mempermudah pencarian data, meningkatkan transparansi pengelolaan pembayaran, serta mendukung monitoring status makam secara lebih terstruktur. Hasil evaluasi dari sembilan responden menunjukkan tingkat kepuasan mitra yang tinggi, dengan nilai 4,89 untuk kesesuaian materi, 4,44 untuk waktu pelaksanaan, 4,78 untuk kejelasan materi, 5,00 untuk pelayanan tim pelaksana, dan 5,00 untuk keberlanjutan program, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4,82. Selain mendukung pengelolaan administrasi, sistem juga berkontribusi terhadap pelestarian digital data sejarah dan genealogis pada kawasan pemakaman bersejarah Timbanganten Bandung.