This Author published in this journals
All Journal Agroteksos
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KINERJA OPERASIONAL DAN MANAJERIAL AGROINDUSTRI KERIPIK CEKER “REJE SNACK” DI KABUPATEN TRENGGALEK Melinda Aprilia Putri; Syarif Imam Hidayat; Mirza Andrian Syah
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 36 No 1 (2026): Jurnal Agroteksos April 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v36i1.1568

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja operasional dan manajerial pada agroindustri keripik ceker “Reje Snack” di Kabupaten Trenggalek. Analisis kinerja menjadi hal penting bagi agroindustri skala kecil dan menengah untuk mengetahui tingkat efektivitas pengelolaan usaha serta mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan guna mendukung keberlanjutan bisnis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif dan studi kasus. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh (sensus) melibatkan 1 pemilik, 5 karyawan tetap, dan 25 pelanggan tetap. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengukuran kinerja yang meliputi perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan, sehingga memberikan gambaran mengenai kondisi operasional dan manajerial perusahaan. Hasil kinerja operasional dan manajerial agroindustri Reje Snack secara umum pada kategori cukup baik. Pada perspektif keuangan, kinerja menunjukkan tren penurunan, ditandai menurunnya capaian target pendapatan dan Net Profit Margin selama periode 2022–2025. Pada perspektif pelanggan, tingkat kepuasan pelanggan tergolong cukup, tetapi loyalitas pelanggan masih rendah sehingga perlu perhatian. Perspektif proses bisnis internal menunjukkan hasil baik, ditunjukkan oleh lead time produksi yang efisien, tingkat produk cacat yang rendah, dan ketersediaan bahan baku yang relatif terjaga. Sementara itu, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan retensi dan kepuasan kerja karyawan yang baik, namun pelatihan karyawan masih belum optimal.