Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Integrasi Kegiatan Sosial Keagamaan KKS-T di Desa Datahu Mariaty Podungge; Yusuf Ahaya; Nuraini S. Datulamban; Arvilia Datunsolang; Imelda Kamumu; Pradita Arisetya Purwanto; Zikrillah F. Tangahu; Nur Intan Pakaya; Mohammad Daniel Luawo; Mohamad Akbar Kaida
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/zyhgc216

Abstract

Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) adalah mata kuliah berbasis pengabdian masyarakat yang dirancang agar menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Program KKS-T memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk hadir ditengah masyarakat dalam mengkombinasikan  pengetahuan akademik dengan realitas sosial, keagamaan dan budaya masyarakat. Integrasi kegiatan keagamaan dan sosial dipilih menjadi upaya peserta KKS-T dalam penguatan pendidikan karakter di Desa Datahu sebagai sarana pembelajaran langsung bersama masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah  Participatory Action Research yang mengutamakan Partispatisi aktif masyarakat pada pelaksanaan setiap tahapan kegiatan, yakni perencanaan, pelaksanaan dan refleksi. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan pengajian anak-anak, dan tadarus al-Qur’an, kerja bakti bersama masyarakat,  penanaman bibit pohon,  sosialisasi anti bullying, senam pagi ,kegiatan kepemudaan dan pembuatan tanda batas dusun.  Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan yakni  meningkatnya jumlah anak anak yang mengikuti kegiatan pengajian, dari lima orang menjadi delapan belas orang, mereka menyadari pentingnya nilai-nilai religius dan sikap disiplin; meningkatnya partisipasi pemuda dengan bekerja kerja keras , komunikatif dan tanggungjawab dalam mensukseskan kegiatan  kepemudaan “event desa datahu”,meningkatnya sikap peduli lingkungan, peduli sosial dan, dalam kehidupan bermasyarakat melalui kerja sama dalam membersihkan masjid, penanaman bibit pohon dan pembuatan tanda batas dusun, kebersamaan dalam mengikuti senam serta meningkatnya pemahaman siswa setelah kegiatan sosialisasi anti bulying ditandai dengan tingginya respon positif siswa dalam hasil kuesioner tentang peningkatan pemahaman dan kesadaran untuk menjaga sikap saling menghargai antar teman.. Perubahan tersebut  tidak hanya berdampak positif pada penguatan pendidikan karakter tetapi juga memperkuat interaksi sosial dan solidaritas masyarakat