Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Literasi Kompleksitas Kesehatan Remaja untuk Deteksi Dini Kanker Servik di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 Siska Suci Triana Ginting; Rumondang Sitorus; Febi Natalia; Shinta Olivia; Maswita Maswita
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qc30ry19

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan reproduksi pada remaja di Desa Bangun Rejo masih menjadi permasalahan yang dihadapi mitra karena pembahasan mengenai kesehatan reproduksi dianggap sebagai hal yang tabu, sehingga remaja lebih banyak memperoleh informasi dari sumber digital yang belum tentu benar. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kemampuan remaja dalam mengenali tanda dan gejala gangguan kesehatan reproduksi sejak dini serta meningkatkan risiko keterlambatan penanganan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa transformasi literasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan interaktif, pelatihan deteksi dini gangguan reproduksi, serta pendampingan menggunakan media edukasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta melakukan deteksi dini terhadap gangguan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker serviks di masa mendatang. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui koordinasi dengan mitra, pemberian materi, demonstrasi, diskusi, serta pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi, kemampuan mengenali tanda awal gangguan reproduksi, serta kesadaran untuk memanfaatkan layanan kesehatan. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini gangguan reproduksi secara berkelanjutan.