Rizky Amelia Febriana
Universitas Negeri Islam Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Budidaya Jagung Berbasis GAP untuk Penguatan Ekonomi dan SDGs Desa Banyuripan Lila Pangestu Hadiningrum; Audi Novi Handayani; Aiyida Indana Sohiha; Rizky Amelia Febriana; Nur Khasanah; Muhammad Yusuf Mahmud Faizullah; Siwi Qori Fatimah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/nt12rf47

Abstract

Pertanian jagung memiliki posisi strategis bagi ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga desa, tetapi manfaat ekonominya sering belum optimal karena praktik budidaya, pengelolaan panen, dan pemasaran masih berjalan terpisah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi masyarakat RT 02/RW 04 Desa Banyuripan dalam menerapkan prinsip Good Agricultural Practices (GAP) serta menghubungkan kegiatan produksi dengan pemasaran langsung melalui bazar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan bersama, aksi kolaboratif, observasi, refleksi, dan penyusunan tindak lanjut. Aksi lapangan meliputi penanaman jagung pada 27 Juni 2026 di lahan sewa BUMDes Semulur, serta panen dan bazar pada 2 Juli 2026 di lahan samping Makam Santri Banaran. Kedua kegiatan berasal dari petak dan siklus produksi yang berbeda. Hasil menunjukkan terbentuknya pembagian kerja yang lebih terstruktur, meningkatnya pemahaman warga mengenai persiapan lahan, penataan area tanam, kebersihan panen, pemilahan hasil, dan pemasaran langsung. Bazar memperpendek rantai pemasaran sekaligus membuka ruang belajar mengenai pencatatan produksi dan nilai tambah. Program berkontribusi pada SDGs Desa, khususnya desa tanpa kelaparan, pertumbuhan ekonomi merata, konsumsi-produksi sadar lingkungan, dan kemitraan desa. Keberlanjutan program memerlukan pencatatan biaya-hasil, standar operasional budidaya, pendampingan pascapanen, dan penguatan kelembagaan pemasaran