Agus Susanto
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Financial Accountability of Non-Profit Organizations under PSAK No. 45: A Case Study of Masjid Raya Taqwa Muhammadiyah, Medan Emelia Rahmadany Putri Gami; Nur’ain Harahap; Ade Putra Marpaung; Hot Berlian Siregar; Agus Susanto
Journal of Economics, Management and Accounting (JEMA) Vol. 2 No. 02 (2025): Journal of Economics, Management and Accounting (JEMA)
Publisher : Devitara Innovations

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the financial management accountability of a non-profit organization, particularly Masjid Raya Taqwa Muhammadiyah in Medan, based on the standards outlined in PSAK No. 45. As a non-profit entity, a mosque is obligated to prepare financial statements that are transparent and accountable to maintain public trust, especially from donors. However, the financial reporting practices observed at the mosque remain relatively simple and do not yet comply with PSAK No. 45, which includes the statement of financial position, statement of activities, statement of cash flows, and notes to the financial statements. This research employs a qualitative method with a case study approach. Data were collected through direct observation, interviews with mosque administrators, and documentation of financial records. The study found that the mosque management has shown an effort toward transparency by publicly announcing financial updates to the congregation on a weekly basis. Despite this, financial management practices still fall short of fulfilling both vertical and horizontal accountability as prescribed by PSAK No. 45. The results indicate a need for improved understanding and implementation of non-profit financial reporting standards. Enhancing the capacity of mosque administrators in applying PSAK No. 45 is essential to ensure more systematic, informative, and accountable financial reporting.
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. PANJI ANUGERAH SENTOSA MEDAN Agus Susanto; Toni Hidayat; Rukmini Rukmini; Wan Dian Safina
Bisnis-Net Vol 9, No 1: MEI 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v9i1.8326

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Panji Anugerah Sentosa Medan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 31 responden, yang ditentukan melalui teknik simple random sampling menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan persamaan sebagai berikut: Y = 1,017 + 0,839X₁ + 0,758X₂ + 0,003X₃ + e. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial (uji t), variabel work-life balance dan komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan variabel kolaborasi tim tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai t hitung variabel X₁ (work-life balance) lebih besar daripada t tabel (16,248 > 1,67412) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya, nilai t hitung variabel X₂ (komunikasi internal) juga lebih besar dibandingkan t tabel (18,366 > 1,67412) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, variabel X₃ (kolaborasi tim) memiliki nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (0,143 < 1,67412) dengan tingkat signifikansi sebesar 0,887 > 0,05, yang menunjukkan bahwa kolaborasi tim tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,971. Hal ini menunjukkan bahwa 97,1% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh work-life balance, komunikasi internal, dan kolaborasi tim, sedangkan sisanya sebesar 2,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan keseimbangan kehidupan kerja dan komunikasi internal yang efektif dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia, khususnya dalam lingkungan kerja perbankan.