Muh Raditya Nugraha
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Implementasi Literasi Digital pada Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam Meningkatkan Budaya Organisasi Pembelajaran Guru SMK Negeri di Jakarta Muh Raditya Nugraha; Ihsana El Khuluqo; Istaryatiningtias Istaryatiningtias
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): September - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.3.2025.7204

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menuntut guru memiliki literasi digital yang tinggi agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi pembelajaran. Namun, di Indonesia, masih terdapat kesenjangan kompetensi dan pemanfaatan teknologi di kalangan guru, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kondisi ini menimbulkan urgensi untuk mengevaluasi efektivitas Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang dikembangkan oleh Kemendikbudristek sebagai sarana penguatan literasi digital dan pengembangan profesional berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi literasi digital melalui PMM dalam meningkatkan budaya organisasi pembelajaran guru di SMK Negeri Jakarta. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode evaluasi program berbasis Logic Model yang memetakan hubungan antara input, aktivitas, output, dan outcome. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi PMM ditopang oleh kebijakan sekolah yang visioner, dukungan infrastruktur digital, serta kegiatan kolaboratif seperti “Rabu Belajar” dan Komunitas Guru Belajar yang memperkuat jejaring profesional. Peningkatan terlihat pada kemampuan guru dalam memproduksi konten pembelajaran digital, partisipasi dalam pelatihan mandiri, serta munculnya budaya reflektif dan kolaboratif di lingkungan sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa PMM berfungsi efektif sebagai katalisator transformasi budaya organisasi pembelajaran guru di era digital, selama didukung oleh kepemimpinan sekolah yang adaptif dan ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan.