Budi Yasri
Program Studi D-III Metrologi dan Instrumentasi, Akademi Metrologi dan Instrumentasi, Sumedang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Ngalaksa sebagai Media Pembelajaran pada Pendidikan Karakter Masyarakat Sunda di Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat Budi Yasri
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1297

Abstract

Tradisi Ngalaksa merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Sunda di Rancakalong, Sumedang, yang mengandung nilai religius, sosial, dan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi Ngalaksa sebagai media pembentukan karakter religius masyarakat melalui pendekatan kualitatif berbasis budaya lokal. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta studi pustaka dari berbagai sumber ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ngalaksa tidak hanya berfungsi sebagai ritual syukuran pascapanen, tetapi juga sebagai sarana internalisasi nilai-nilai Islam seperti syukur, tawakal, gotong royong, kepedulian sosial, serta kesadaran ekologis. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui praktik budaya yang dijalankan secara kolektif dan diwariskan secara turun-temurun, sehingga membentuk karakter masyarakat yang religius dan berorientasi pada kebersamaan. Di sisi lain, terdapat dinamika reinterpretasi terhadap unsur-unsur tradisi agar tetap selaras dengan prinsip keislaman. Dengan demikian, Ngalaksa dapat dipahami sebagai model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal yang kontekstual dan relevan dalam menghadapi tantangan modernitas yang cenderung individualistik