Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Musyawarah Sebagai Model Pembelajaran Kooperatif Pada Kajian Kitab Fathul Qorib Dilingkungan Pesantren Fangki Wildana; Imam Fahrurrozi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 3 Agustus 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i3.1316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif melalui kegiatan musyawarah (syawir) dalam kajian kitab Fathul Qorib di Pondok Pesantren Minhajut Thullab Banyuwangi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya inovasi metode pembelajaran di pesantren yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama santri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan musyawarah dalam pembelajaran kitab Fathul Qorib di Pondok Pesantren Minhajut Thullab Banyuwangi berlangsung secara terstruktur melalui pembagian kelompok, pembacaan materi, diskusi, tanya jawab, serta klarifikasi oleh ustadz sebagai mushohih. Proses ini mendorong keterlibatan aktif santri dalam memahami materi fiqih secara mendalam. Selain itu, musyawarah terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keberanian menyampaikan pendapat, serta membangun kerja sama antar santri. Pembelajaran juga menjadi lebih kontekstual karena dikaitkan dengan permasalahan kehidupan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif melalui musyawarah efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kitab kuning di pesantren, khususnya dalam aspek pemahaman materi, interaksi sosial, dan penguatan karakter santri.