Elsa Nanda Shabrina
Universitas Negeri Islam Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN ALAT PERAGA BERBASIS BUDAYA LAMPUNG DALAM PERKULIAHAN PGMI UNTUK MENDUKUNG PELESTARIAN BUDAYA LOKAL Ratna Dewi; Elsa Nanda Shabrina
TANDA Vol 6 No 04 (2026): BAHASA DAN BUDAYA
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/tanda.v6i04.2909

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang memengaruhi minat generasi muda terhadap budaya daerah. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan calon guru yang mampu mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan alat peraga berbasis budaya Lampung dalam perkuliahan PGMI serta kontribusinya dalam mendukung pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Program Studi PGMI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung. Subjek penelitian terdiri atas dosen pengampu mata kuliah dan mahasiswa PGMI yang terlibat dalam perancangan, pembuatan, dan praktik penggunaan alat peraga berbasis budaya Lampung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan alat peraga berbasis budaya Lampung dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu penguatan konsep budaya Lampung, pembuatan alat peraga, dan praktik penggunaan alat peraga dalam pertunjukan seni. Alat peraga yang dikembangkan meliputi siger Saibatin Way Handak, siger Krui, siger Melinting, siger Kalianda, lidah-lidah, dan topeng skura. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses perancangan, pembuatan, dan penggunaan alat peraga mampu meningkatkan pemahaman terhadap budaya Lampung, menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian terhadap budaya lokal, serta mengembangkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, keterampilan komunikasi, dan kompetensi pedagogik. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan alat peraga berbasis budaya Lampung merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam perkuliahan PGMI sekaligus mendukung upaya pelestarian budaya lokal.