Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Pragmatik: Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Rumah Karya J.S. Khairen Eneng Syifa Rahmadani; Aam Nurjaman; Muhammad Firman Al-Fahad
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.472

Abstract

Bahasa dalam karya sastra berfungsi sebagai medium ekspresi estetis yang menyimpan maksud komunikatif di balik setiap ujaran antartokoh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam novel Rumah karya J.S. Khairen dan implikasinya terhadap pengembangan LKPD apresiasi teks prosa di SMA. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan landasan teori klasifikasi ilokusi Searle (1969): asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Data dikumpulkan melalui pembacaan intensif, identifikasi, dan klasifikasi dialog antartokoh, dengan keabsahan dijamin melalui triangulasi. Hasil penelitian menemukan 191 data tindak tutur ilokusi: asertif 84 data (43,98%), direktif 49 data (25,65%), ekspresif 31 data (16,23%), deklaratif 15 data (7,85%), dan komisif 12 data (6,28%). Dominasi tuturan asertif mencerminkan kecenderungan tokoh membangun relasi melalui penyampaian informasi, sementara tingginya direktif menggambarkan dinamika kuasa antartokoh. Temuan ini diimplikasikan dalam pengembangan LKPD berbasis Kurikulum Merdeka kelas XI SMA untuk mendorong kemampuan analisis dan berpikir kritis terhadap teks sastra.
Kajian Pragmatik: Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Rumah Karya J.S. Khairen Eneng Syifa Rahmadani; Aam Nurjaman; Muhammad Firman Al-Fahad
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.472

Abstract

Bahasa dalam karya sastra berfungsi sebagai medium ekspresi estetis yang menyimpan maksud komunikatif di balik setiap ujaran antartokoh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam novel Rumah karya J.S. Khairen dan implikasinya terhadap pengembangan LKPD apresiasi teks prosa di SMA. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan landasan teori klasifikasi ilokusi Searle (1969): asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Data dikumpulkan melalui pembacaan intensif, identifikasi, dan klasifikasi dialog antartokoh, dengan keabsahan dijamin melalui triangulasi. Hasil penelitian menemukan 191 data tindak tutur ilokusi: asertif 84 data (43,98%), direktif 49 data (25,65%), ekspresif 31 data (16,23%), deklaratif 15 data (7,85%), dan komisif 12 data (6,28%). Dominasi tuturan asertif mencerminkan kecenderungan tokoh membangun relasi melalui penyampaian informasi, sementara tingginya direktif menggambarkan dinamika kuasa antartokoh. Temuan ini diimplikasikan dalam pengembangan LKPD berbasis Kurikulum Merdeka kelas XI SMA untuk mendorong kemampuan analisis dan berpikir kritis terhadap teks sastra.