Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Animasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Fotosintesis Pada Peserta Didik SMP Kelas VII Desy Puspita Sari; Muhammad Fuad Sya'ban; Yudha Irhasyuarna
Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan | E-ISSN : 3031-7983 Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV.ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video pembelajaran berbasis animasi itu adalah salah satu bentuk media audiovisual yang menyajikan materi pembelajaran melalui gambar bergerak (animasi), suara (musik maupun narasi), teks, dan unsur visual lainnya untuk mendukung proses pembelajaran. Penelitian ini mempunyai tujuan sebagaiĀ  pengembangkan media video pembelajaran berbasis animasi dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik terhadap materi fotosintesis di kelas VII SMP. Hal yang melatar belakangi penelitian ini yaitu kebutuhan dari media pembelajaran interaktif serta visual yang dapat membuat peserta didik dapat memahami konsep-konsep abstrak, seperti fotosintesis. Penelitian ini memakai model pengembangan 4D, yang terdiri dari empat tahapan yaitu define (mendefinisi), design (merancang), develop (mengembangkan), dan disseminate (menyebarkan). Produk media dibuat menggunakan aplikasi Canva dengan konten yang disesuaikan berdasarkan keperluan peserta didik. Validitas media diuji oleh ahli materi dan media, kepraktisan dianalisis melalui angket respon para peserta didik, serta keefektifan dianalisis dengan pretest dan posttest. Hasil penelitian yang dilakukan ini diperoleh video pembelajaran berbasis animasi sebesar 81,75 % sangat valid, kepraktisan dari video pembelajaran berasal dari respons positif peserta didik, di mana kelompok kecil menunjukkan persentase 95% dan kelompok besar mencapai 85,17%, keduanya tergolong sangat praktis. Pada tingkat keefektifan yang diperoleh adalah 0,74 untuk kelompok kelas kecil dan 0,72 untuk kelompok kelas besar, yang keduanya tergolong tinggi. Terkait dengan hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya media pembelajaran yang telah dikembangkan memiliki validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang sangat baik. Sebab itu, video pembelajaran berbasis animasi ini dinyatakan layak dipergunakan dalam proses pembelajaran sains, khususnya pada materi fotosintesis.