Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MAKNA SIMBOLIK RITUAL SULUK SEBAGAI MEDIA TRANSFORMASI KESADARAN SPIRITUAL MASYARAKAT ISLAM Iswadi Iswadi; Helmi Abu Bakar
Jurnal Komunikasi dan Media Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Komunikasi dan Media
Publisher : Lembaga Sepercenter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suluk rituals in the Sufi tradition constitute spiritual practices rich in religious symbols that function as a medium for shaping and transforming the spiritual consciousness of Muslim communities. This article aims to analyze the symbolic meanings embedded in suluk rituals and their role in transforming both spiritual and social consciousness among participants. This study employs a library research methodology with a qualitative-descriptive approach, examining classical Sufi texts and relevant scholarly literature. The findings indicate that the main symbols in suluk—such as the mursyid, the kelambu (veil), and the tasbih (prayer beads)—serve educational, psychospiritual, and social functions. The mursyid acts as a spiritual guide and psychosocial regulator, the kelambu represents an awareness of death that is reflective and therapeutic in nature, while the tasbih symbolizes disciplined remembrance (dhikr) with implications for mental health and moral character formation. Overall, suluk rituals form an integrative symbolic system that fosters individual spiritual awareness as well as collective social consciousness within Muslim society.
Esensi Simbol Ritual Suluk Sebagai Media Pendidikan Karakter Spiritual Helmi Abu Bakar; Iswadi
Jurnal Seumubeuet Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Seumubeuet
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/jsmbt.v4i2.205

Abstract

Ritual suluk dalam tradisi tasawuf merupakan praktik spiritual yang sarat dengan simbol-simbol edukatif yang berfungsi sebagai media pendidikan karakter masyarakat Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis makna simbolik ritual suluk serta relevansinya sebagai media pendidikan karakter dalam perspektif pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui kajian terhadap kitab-kitab tasawuf klasik, hadis Nabi, serta literatur pendidikan, psikologi, dan ilmu sosial modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol ritual suluk—seperti peran mursyid, duduk sila ke kiri, penggunaan selendang, suasana kegelapan, khadim suluk, dan praktik menutup kepala saat tawajuh—mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang mencakup pengendalian diri, kedisiplinan, kerendahan hati, pelayanan, solidaritas sosial, serta kesadaran spiritual. Simbol-simbol tersebut berfungsi sebagai media internalisasi nilai melalui pengalaman langsung (experiential learning) yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan sosial. Dalam konteks krisis moral dan degradasi karakter masyarakat modern, ritual suluk menawarkan model pendidikan karakter holistik berbasis spiritualitas Islam yang relevan untuk dikontekstualisasikan dalam pendidikan nonformal dan pengembangan karakter masyarakat Islam kontemporer.