Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KINERJA PENCAHAYAAN ALAMI BERDASARKAN KRITERIA GREEN BUILDING MENGGUNAKAN BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) Muhammad Thariq Resmaindra; Ronald Fahmi Ar-royan; Asep Hendrawan
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.496

Abstract

Sektor bangunan merupakan salah satu kontributor utama terhadap emisi karbon global, sehingga penerapan konsep green building menjadi langkah penting dalam upaya pengurangan dampak lingkungan. Pada bangunan perkantoran modern, fasad kaca berfungsi ganda sebagai elemen yang memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus mengendalikan perpindahan panas. Namun, penggunaan kaca dalam proporsi besar menghadirkan tantangan dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi pencahayaan alami dan pengendalian solar heat gain, terutama pada bangunan di wilayah beriklim tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pencahayaan alami dan efisiensi energi pada gedung perkantoran hipotetis yang menggunakan dua jenis kaca, yaitu Double Glazing Unit (DGU) Reflective dan Laminated Clear dengan lapisan Low-E. Analisis dilakukan dengan pemodelan perubahan jenis kaca pada fasad menggunakan Building Information Modeling (BIM). Data bangunan diperoleh dari Autodesk Revit dan dimodelkan menggunakan Dialux pada kondisi equinox pukul 09.00, 12.00, dan 17.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaca Laminated Clear + Low-E memberikan tingkat pencahayaan alami yang lebih tinggi dibandingkan DGU Reflective, sekaligus menurunkan kebutuhan energi tahunan dari 148,41 kWh/m²/tahun menjadi 146,59 kWh/m²/tahun. Temuan ini menunjukkan potensi peningkatan efisiensi energi melalui pemilihan material fasad yang tepat dalam desain green building.
Perancangan Sistem Daur Ulang Air Limbah dengan Sewage Treatment Plant (STP) untuk Efisiensi Penggunaan Air di Gedung Koperasi Muhammad Thariq Resmaindra; Rahmat Hidayat
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i1.3539

Abstract

Koperasi XX Building primarily used water supplied by the regional water company (PDAM) due to restriction on groundwater usage, specifically related to the Groundwater Utilization Permit (SIPA). In line with the commitment to improving water resource efficiency and supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) of the UN and Indonesian government, the parent company has set a target to reduce water consumption by 30% by 2030. To address this, this study proposed a recycle sewage treatment plant (STP) system designed to meet water efficiency needs by using treated wastewater for non-potable uses, including toilet flushing, garden irrigation, and parking lot cleaning. This study included civil engineering analyses, such as pump selection and piping design, along with evaluations of water savings, Net Quality Income (NQI), and payback period. A Teral lifting pump (ASVM (N,G) 406-52.2) and 5 cm (2-inch) pipes are used, providing a flow rate of 150 m³/min. A 7 m³ upper tank is used for treated water storage. The project is estimated to cost Rp 582,552,846.10 and will require 39 days for implementation. It is expected to reduce PDAM water usage by 78%, leading to a 63% decrease in water bills. Despite a lengthy payback period of 21 years, this initiative offers significant environmental and sustainability benefits.