p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal TAMBORA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT PROTEOLITIK DARI MASIN MAKANAN FERMENTASI TRADISIONAL ASAL SUMBAWA Kurniawan Eka Putra; Adelia Elviantari; Iin Indriani; Fatimatu Azzahra
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 1 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i1.7168

Abstract

Enzim protease berperan dalam pemutusan ikatan peptida pada protein dan dimanfaatkan dalam berbagai sektor industri, seperti pangan, farmasi, deterjen, pakan ternak, dan pengolahan limbah. Protease berbasis mikroba lebih unggul dibandingkan sumber tumbuhan dan hewan karena efisiensi produksi, keberlanjutan, serta keragaman aktivitas biokimianya. Meskipun kebutuhan protease industri terus meningkat di Indonesia, pemenuhannya masih bergantung pada produk impor, sehingga diperlukan pengembangan sumber protease dari mikroba lokal, terutama ketahanan terhadap kondisi asam. Bakteri asam laktat (BAL) berpotensi sebagai penghasil protease tahan asam karena kemampuannya beraktivitas pada pH rendah. Salah satu sumber BAL proteolitik yang belum banyak dieksplorasi adalah masin, makanan fermentasi tradisional khas Sumbawa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi BAL proteolitik masin serta mengevaluasi kemampuan fisiologisnya dalam menghidrolisis protein sebagai kandidat penghasil enzim protease tahan asam untuk aplikasi industri.. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi isolasi bakteri asam laktat pada media MRSA, identifikasi morfologi dan pewarnaan gram bakteri asam laktat dan skrining protease melalui pengujian aktivitas protease dengan menghitung indeks proteolitik. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat empat isolat bakteri yang memiliki aktivitas proteolitik yaitu MSN-001, MSN-003, MSN-004 dan MSN-005. Dari keempatnya diduga terdapat 2 kandidat BAL yaitu MSN-001 dan MSN-005 karena bentuk sel batang dan gram positif. Dua lainnya memiliki bentuk sel batang dan gram negative. Berdasarkan perhitungan indeks proteolitik, diketahui bahwa isolat MSN003 dan MSN-004 memiliki indeks proteolitik tinggi yaitu 3,96 dan 3 secara berturut-turut. Sedangkan, isolat BAL MSN-001 dan MSN-005 memiliki indeks proteolitik rendah yaitu 0,88 dan 0,21 secara berturut-turut.
Genetic Relationship Analysis of Shallot Clones (Allium cepa L. var. aggregatum) from Sumbawa Island Using Simple Sequence Repeat (SSR) Markers Kurniawan Putra; Marselianti; Gilang Anugrah Romadhan; Adelia Elviantari; Azril Al Ghazali
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7582

Abstract

Shallot (Allium cepa L. var. aggregatum) is a strategic horticultural commodity in Indonesia, with West Nusa Tenggara Province serving as one of the major production centers; however, shallot production on Sumbawa Island has declined significantly in recent years. This decline is driven by outbreaks of Fusarium wilt caused by Fusarium sp., which result in substantial yield losses, while current control strategies that rely heavily on fungicide application are considered ineffective and unsustainable. These challenges are further exacerbated by the use of planting material derived from previous harvests without genetic resistance selection, as well as the absence of shallot breeding programs on Sumbawa Island. In this context, the identification of genetic relatedness and diversity is a fundamental step in understanding the genetic structure of shallot populations, which can be accurately assessed using Simple Sequence Repeat (SSR) molecular markers. Therefore, this study aimed to identify the genetic relationship and diversity of shallot clones using SSR markers. The research methods included shallot sampling, genomic DNA isolation, primer screening for SSR-PCR, SSR-based PCR amplification, and data analysis. Shallot cultivation in Sumbawa Regency and West Sumbawa Regency is distributed across the eastern part of Sumbawa Regency and the western part of West Sumbawa Regency, encompassing ten cultivation sites located in several sub-districts. Molecular analysis using simple sequence repeat (SSR) markers revealed that only nine out of fourteen primer pairs were polymorphic, with all samples exhibiting identical DNA banding patterns, indicating low genetic diversity likely resulting from the use of a common parental seed source.
ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI ASAM LAKTAT PENGHASIL ENZIM LIPASE DARI SUSU KUDA LIAR SUMBAWA Adelia Elviantari; Kurniawan Eka Putra; Fatimatu Azzahra; Inayah Salsabila Putri
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7664

Abstract

. Lipase (triasilgliserol asilhidrolase EC 3.1.1.3) merupakan enzim hidrolitik yang dapat menghidrolisis trigeliserida menjadi asam lemak bebas dan gliserol. Salah satu jenis lipase yang unik adalah lipase tipe asam yang dapat bekerja pada pH rendah dan bermanfaat dalam produk susu fermentasi, industri pakan ternak, dan industri farmasi. Eksplorasi lipase tipe asam sebagian besar berasal dari produk fermentasi. Salah satu produk fermentasi yang berasal dari Kabupaten Sumbawa adalah susu kuda liar Sumbawa dimana memiliki sifat autofermetasi, namun belum dieksplor terkait keberadaan enzim lipasenya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri asam laktat asal susu kuda liar Sumbawa yang dapat memproduksi enzim lipase. Penelitian ini meliputi pengambilan sampel susu kuda liar Sumbawa di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara; isolasi bakteri asam laktat di media MRSA; identifikasi morfologi bakteri asam laktat, serta skrining bakteri asam laktat yang memiliki aktivitas lipolitik menggunakan rhodamine B. Isolat asal susu kuda liar Sumbawa yang berhasil diisolasi dari penelitian ini sebanyak delapan isolat dengan karakteristik morfologi koloni yang relatif seragam. Seluruh isolat memiliki bentuk koloni bulat dengan elevasi cembung, sedangkan warna koloni bervariasi mulai dari krem hingga kuning. Seluruh isolat merupakan Gram positif yang merupakan ciri utama dari bakteri asam laktat. Berdasarkan hasil skrining lipase pada rhodamine B, seluruh isolat memiliki aktivitas lipase yang bervariasi (lemah dan kuat). Isolat M.1B.004 memiliki aktivitas lipase paling kuat yang dilihat dari pendaran warna orange yang sangat terang akibat dari ikatan kompleks antara asam lemak bebas dengan Rhodamin B.