This Author published in this journals
All Journal Jurnal TAMBORA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI RANTAI PASOK PANGAN MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MINI COLD STORAGE BERBASIS TENAGA SURYA DI INDONESIA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Nova Ariyanto; Ida A.D. Giriantari; I Nyoman Satya Kumara; I Nyoman Setiawan
Jurnal TAMBORA Vol 10 No 2 (2026): Edisi 27
Publisher : Wakil Rektor 3, Direktorat Riset, Publikasi dan Inovasi, Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/tambora.v10i2.7586

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan ganda dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Tingginya angka kerugian pascapanen (post-harvest losses) pada sektor perikanan dan pertanian, yang diakibatkan oleh minimnya infrastruktur pendingin, menjadi isu krusial yang memerlukan solusi berkelanjutan. Di sisi lain, potensi energi surya yang melimpah di wilayah khatulistiwa menawarkan peluang untuk dekarbonisasi rantai dingin. Artikel ini menyajikan Systematic Literature Review (SLR) mengenai penerapan Mini Cold Storage berbasis tenaga surya. Tinjauan ini mengkaji 48 dokumen relevan yang meliputi artikel jurnal, prosiding, dan laporan teknis periode 2018-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi sistem pendingin kompresi uap (Vapor Compression Refrigeration) dengan Photovoltaic (PV) dan penyimpanan energi termal (Thermal Energy Storage) berbasis Phase Change Material (PCM) menawarkan efisiensi energi tertinggi dan stabilitas suhu yang optimal. Integrasi sistem kompresi uap (VCR) yang dipadukan dengan inovasi 'Baterai Termal' berbasis material berubah fasa organik (Bio-PCM) terbukti memberikan efisiensi termodinamika terbaik (COP 2,0–4,0) serta mampu mempertahankan suhu pembekuan optimal (-20°C hingga -26°C) selama 24 jam penuh secara mandiri tanpa ketergantungan pada grid listrik konvensional maupun bahan bakar fosil. Teknologi ini tidak hanya layak secara teknis dengan Coefficient of Performance (COP) yang kompetitif, tetapi juga layak secara ekonomi dengan periode pengembalian modal (payback period) yang menarik, serta memberikan dampak sosial positif berupa peningkatan pendapatan nelayan dan pengurangan emisi karbon.