Pentingnya penerapan standar keselamatan instalasi listrik di rumah tinggal sesuai dengan kriteria umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 menjadi penggerak penelitian ini. Kegagalan untuk mematuhi persyaratan dalam instalasi listrik dapat mengakibatkan gangguan sistem, sengatan listrik, kerusakan perangkat elektronik, atau bahkan kebakaran. Meskipun PUIL 2011 sekarang menjadi standar emas untuk perencanaan dan pemasangan instalasi listrik bertegangan rendah di seluruh negeri, PUIL masih kurang dimanfaatkan di lingkungan perumahan. Akibatnya, penilaian sistem kelistrikan rumah diperlukan untuk memastikan sejauh mana mereka mematuhi peraturan yang relevan. Untuk memastikan instalasi listrik rumah tinggal di Desa Moyo Mekar, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa sesuai dengan PUIL 2011, penelitian ini akan mengkaji instalasi saat ini, mengidentifikasi komponen yang tidak memenuhi persyaratan, dan memberikan rekomendasi teknis untuk perbaikan. Strategi deskriptif dengan pendekatan observasional digunakan untuk penyelidikan. Kami menggunakan lembar daftar periksa yang dikembangkan sesuai dengan PUIL 2011 untuk mencatat informasi yang dikumpulkan melalui pengamatan langsung, pengukuran, dan dokumentasi. Kotak kontak, sakelar, sistem pentanahan, sambungan instalasi, panel sirkuit terpisah, dan konduktor adalah beberapa komponen yang dievaluasi. Sebagian besar persyaratan PUIL 2011 dipenuhi oleh instalasi kelistrikan Ibu Ani, menurut temuan tersebut. Ada kabel 1,5 mm2 yang digunakan untuk rangkaian penerangan dan kabel 2,5 mm2 untuk kotak kontak dengan MCB 6 A dalam susunan ini. Sayangnya, ditemukan bahwa dua lokasi penghubung tidak sesuai dengan kriteria pemasangan dan perlu diperbaiki. Sejumlah saran teknis dibuat untuk meningkatkan keamanan dan keandalan sistem kelistrikan, dan penilaian tersebut menyimpulkan bahwa pemasangan kelistrikan di rumah dapat dilakukan.