Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Bank Syariah Indonesia dalam Penguatan Pembiayaan dan Digitalisasi Warung Kelontong Madura di Kabupaten Klaten Moh. Riyadh Irfan Ramadhani; Rais Sani Muharrami
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam penguatan pembiayaan dan digitalisasi warung kelontong Madura di Kabupaten Klaten serta mengidentifikasi kendala dalam pemanfaatan layanan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Informan berjumlah 14 orang, terdiri atas 10 pemilik atau pengelola warung, dua petugas BSI KCP Delanggu, dan dua pendamping UMKM. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI berperan melalui penyediaan pembiayaan syariah untuk modal kerja, fasilitasi transaksi digital menggunakan QRIS dan mobile banking, serta edukasi pengelolaan keuangan. Pembiayaan dipersepsikan membantu meningkatkan ketersediaan dan variasi barang, sedangkan layanan digital memperluas pilihan pembayaran dan mempermudah transaksi usaha. Interaksi dengan BSI juga mendorong sebagian pelaku usaha mulai memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Namun, pemanfaatan layanan belum merata karena terkendala oleh pencatatan keuangan yang belum tertib, persepsi terhadap kerumitan administrasi, kekhawatiran terhadap kewajiban angsuran, keterbatasan kemampuan digital, gangguan jaringan, dan dominasi transaksi tunai. Penguatan peran BSI memerlukan pembiayaan yang sesuai dengan arus kas, pendampingan digital berkelanjutan, serta pendekatan personal berbasis komunitas.
Peran Bank Syariah Indonesia dalam Penguatan Pembiayaan dan Digitalisasi Warung Kelontong Madura di Kabupaten Klaten Moh. Riyadh Irfan Ramadhani; Rais Sani Muharrami
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam penguatan pembiayaan dan digitalisasi warung kelontong Madura di Kabupaten Klaten serta mengidentifikasi kendala dalam pemanfaatan layanan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling. Informan berjumlah 14 orang, terdiri atas 10 pemilik atau pengelola warung, dua petugas BSI KCP Delanggu, dan dua pendamping UMKM. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI berperan melalui penyediaan pembiayaan syariah untuk modal kerja, fasilitasi transaksi digital menggunakan QRIS dan mobile banking, serta edukasi pengelolaan keuangan. Pembiayaan dipersepsikan membantu meningkatkan ketersediaan dan variasi barang, sedangkan layanan digital memperluas pilihan pembayaran dan mempermudah transaksi usaha. Interaksi dengan BSI juga mendorong sebagian pelaku usaha mulai memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Namun, pemanfaatan layanan belum merata karena terkendala oleh pencatatan keuangan yang belum tertib, persepsi terhadap kerumitan administrasi, kekhawatiran terhadap kewajiban angsuran, keterbatasan kemampuan digital, gangguan jaringan, dan dominasi transaksi tunai. Penguatan peran BSI memerlukan pembiayaan yang sesuai dengan arus kas, pendampingan digital berkelanjutan, serta pendekatan personal berbasis komunitas.