Mia Siscawati
Centre de recherches en histoire internationale et atlantique (CHRIA), La Rochelle Université France

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) as a Means of Creating Social Meaning: George Herbert Mead’s Symbolic Interactionism Analysis Atik Catur Budiati; Mia Siscawati
JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis) Vol. 10 No. 1 (2025): JSPH (Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis)
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v10i12025p17-27

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menginterpretasikan makna yang dibangun siswa terhadap nilai-nilai dalam P5 melalui identifikasi bentuk bentuk kegiatan dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi yang berfokus pada pengalaman siswa dalam mengikuti P5. Sumber data berasal dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan melibatkan siswa kelas XI, koordinator P5, dan guru pelaksana P5. Observasi dilakukan pada saat gelar karya. Dokumentasi terdiri dari modul P5, hasil karya P5, dan jurnal refleksi P5. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dengan membandingkan data dari hasil wawancara, observasi dan dokumen. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenologi Analysis (IPA) yang terdiri dari 6 tahap yaitu reading and re-reading, initial nothing, developing emergent themes, searching for connections across emergent themes, moving to the next case, and looking for patterns across cases. Hasil penelitian menunjukkan bentuk kegiatan P5 terdiri dari kegiatan tematik proyek, produk kreatif melalui gelar karya dan reflektif. Sedangkan keterlibatan siswa berupa merancang dan melaksanakan program, mengambil peran sosial, dan berinteraksi lintas kelas. P5 merupakan arena yang dapat membentuk interaksi simbolik antara siswa, guru dan lingkungan sekolah melalui internalisasi nilai yang dapat membangun makna sosial dan identitas siswa yang bersifat kontekstual.