Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Hukum Terhadap Urgensi Pendaftaran Merek Bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Dapur Mantul Athina Kartika Sari; Mulyo Wiharto; Sri Pramudya Wardhani; Adhining Prabawati Rahmahani; Saskia Amalia Putri
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i10.7064

Abstract

Kota Bekasi merupakan kota dengan jumlah pelaku UMKM makanan minuman terbesar kedua di Jawa Barat. Bekasi memiliki potensi yang besar dalam pengembangan UMKM serta berubah menjadi industri yang menjanjikan. Namun dalam perkembangannya usaha di bidang makanan dan minuman masih ada hambatan dalam pengelolaan UMKM. Permasalahan yang sering terjadi adalah persaingan usaha yang semakin ketat dan tidak sehat, terlebih jika restoran yang berada di lokasi yang sama memilki menu yang serupa sedangkan pelaku usaha UMKM belum mendaftarkan merek dagangnya. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat dimaksudkan untuk mengedukasi mengenai aturan-aturan dan program pemerintah dalam perlindungan kekayaan intelektual (hak merek) bagi pengusaha UMKM, khususnya UMKM mitra (Dapur Mantul). Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi materi, diskusi, dan wawancara secara langsung dengan peserta. Berdasarkan hasil wawancara lebih lanjut dengan Dapur Mantul, materi yang didapat dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut sangat relevan dan memberikan pemahaman yang lebih baik dalam peningkatan manajemen usaha. Usaha yang telah dijalankan Dapur Mantul telah cukup lama berlangsung, namun belum adanya merek dapat berpotensi menjadi ancaman persaingan usaha tidak sehat. Untuk itu, Dapur Mantul berencana akan menyempurnakan logo usaha dan mendaftarkan merek ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Harapannya, kegiatan ini juga dapat memberikan pemahaman yang lebih serta memotivasi peserta lainnya yang memiliki usaha agara dapat menyusun manajemen bisnis yang lebih baik, salah satunya dengan mendaftarkan merek usaha.
Peningkatan Pengetahun Hukum Bagi Yayasan Genggam Teman Indonesia dalam Membangun Kerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi Melalui Kegiatan Edukasi Legal Drafting Athina Kartika Sari; Sophiyanto Wuryan; Sri Pramudya Wardhani; Nazwa Davina Putri Darmawan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i4.7718

Abstract

The Genggam Teman Indonesia Foundation (GTI) is a social institution that oversees the community of women MSME actors located in Bekasi City. The GTI Foundation has played a role in providing entrepreneurship training, business legality, including: Business Identification Number, Household Industry Food, Halal, and business digitalization. The training is often in collaboration with the Bekasi City Government, but nevertheless one of the important aspects that is still optimized is the aspect of knowledge in the legal field, especially in preparing formal legal documents as the basis for partnerships with local governments. The methods used in this study were interviews, questionnaire distribution, and secondary legal material studies. Based on the results of community service activities held between Esa Unggul University and the Indonesian Handheld Foundation, it is hoped that the training on the preparation of legal drafting can be a means of capacity building and can help the GTI Foundation to strengthen internal governance, increase partner trust, and expand access to collaborative programs of the Bekasi City government that demand legal certainty and administration in accordance with standards. In addition, the GTI Foundation is also expected to be able to process the drafting of legal documents such as the draft agreement with the Bekasi city government. Based on the results of filling out questionnaires with GTI Foundation participants, these activities can increase participants' knowledge as expected and can be followed up by checking the documents of the GTI Foundation's agreement with other institutions by the presenter.