Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Smart Saving For Student: Edukasi Literasi Keuangan untuk Meningkatkan Kesadaran Menabung SIswa SMK di Era Society 5.0 Lintang Fadila; Deli Meiyanti; Mulyani Mulyani; Nazwa Adelia Indriani; Isnawati Dewi
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v5i1.2149

Abstract

Rendahnya tingkat pemahaman keuangan di Indonesia, yang tercermin pada indeks 49,68% di tahun 2022 menurut OJK, mengakibatkan sikap belanja berlebihan di kalangan siswa SMK dalam pengaturan uang saku tanpa adanya penyisihan untuk menabung. Kondisi ini diperburuk oleh perkembangan era Society 5.0 yang ditandai dengan meningkatnya transaksi digital secara impulsif. Program pengabdian masyarakat yang diberi nama “Smart Saving for Students” bertujuan untuk memperbaiki kemampuan literasi keuangan bagi 18 siswa SMK Pelita Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung melalui pendidikan tentang konsep dasar akuntansi, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta penggunaan dompet digital untuk menabung secara efektif. Penelitian ini mengambil pendekatan partisipatif dan edukatif dengan menggunakan metode campuran: pre-post test menggunakan Quizizz sebanyak 20 soal, ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan observasi partisipasi yang dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2025. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif, meliputi rata-rata skor dan distribusi frekuensi, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan menggunakan pendekatan tematik dari tanggapan siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari rata-rata pre-test sebesar 84,44 (dalam rentang 70-90) menjadi post-test yang mencapai 97 (dalam rentang 70-100), di mana 83,33% siswa berhasil mendapatkan skor sempurna. Perubahan dalam distribusi nilai memperlihatkan pergeseran dari 55,56% pada nilai 90 menjadi 83,33% pada nilai 100, yang menegaskan efektivitas metode hybrid dalam meningkatkan kendali perilaku yang dianggap baik dalam menabung sesuai dengan Theory of Planned Behavior (Lusardi & Mitchell, 2013). Dari sudut pandang kualitatif, 95% siswa terlibat aktif dalam program ini dan 89% dari mereka berkomitmen untuk menyisihkan 20% dari uang saku mereka untuk ditabung secara digital. Program ini mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) 4 yang fokus pada pendidikan berkualitas dan 8 terkait pekerjaan layak, serta merekomendasikan integrasi kurikulum di SMK dan pemantauan secara longitudinal selama enam bulan. Temuan ini menguatkan hipotesis bahwa pendidikan kontekstual dan literasi digital dapat efektif dalam mengurangi tingkah laku konsumtif di kalangan populasi vokasi berusia 16-17 tahun.
Pengaruh Kinerja dan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi serta Kemampuan Pengguna terhadap Kualitas Informasi Akuntansi (Studi pada Pengguna Accurate di Provinsi Lampung) Ritali Evi Mudrikah; Hardini Ariningrum; Ruli Eko Haryanto; Mulyani Mulyani
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i3.1767

Abstract

Sistem informasi akuntansi merupakan integrasi antara teknologi informasi dan proses akuntansi yang berfungsi untuk mengolah data keuangan sehingga menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh manajemen dalam pengambilan keputusan. Secara teoritis, kualitas informasi akuntansi dipengaruhi oleh kinerja sistem informasi akuntansi, kualitas sistem informasi akuntansi, serta kemampuan pengguna dalam mengoperasikan sistem tersebut. Penelitian ini dilakukan pada 16 usaha mikro di Provinsi Lampung dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik menggunakan SPSS, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja sistem informasi akuntansi dan kualitas sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kualitas informasi akuntansi. Namun, kemampuan pengguna tidak berpengaruh terhadap kualitas informasi akuntansi maupun kualitas sistem informasi akuntansi. Selain itu, kinerja sistem informasi akuntansi berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi. Temuan ini menunjukkan bahwa pada usaha mikro, kualitas informasi akuntansi lebih ditentukan oleh sistem yang digunakan dibandingkan dengan kemampuan pengguna.