Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Moderat Dalam Masyarakat Plural Di Perumahan Sumput Asri Driyorejo Gresik Noviyanti Arini; Muhammad Muizzudin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13282

Abstract

Nilai merupakan sesuatu yang dianggap penting dan menjadi pedoman dalam kehidupan manusia, baik berupa keyakinan maupun cita-cita yang ingin dicapai. Dalam konteks pendidikan Islam, nilai berfungsi sebagai landasan pembentukan kepribadian muslim yang beriman dan berakhlak mulia. Pendidikan Islam tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai Ilahiah agar peserta didik mampu menjalankan tugasnya sebagai hamba dan khalifah di bumi. Menurut Quraish Shihab, nilai-nilai pendidikan Islam mencakup lima aspek utama, yaitu nilai akidah, akhlak, ibadah, kehidupan bermasyarakat, dan hubungan sosial. Proses internalisasi nilai dalam pendidikan Islam terdiri dari tiga tahap: transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi, di mana nilai-nilai tersebut diharapkan tertanam dan tercermin dalam perilaku peserta didik. Dalam konteks masyarakat plural yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan budaya, internalisasi nilai pendidikan Islam menjadi penting untuk menciptakan keharmonisan dan mengatasi potensi konflik sosial. Dengan demikian, pendidikan Islam berperan strategis dalam menanamkan nilai-nilai universal yang mampu mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang toleran dan damai.
Kontekstualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Moderat Melalui Program Keagamaan dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pada Siswa Di SMP Negeri 5 Bojonegoro Fela Nafiyati; Muhammad Muizzudin
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 2 (2025): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i2.7182

Abstract

This study aims to explore the contextualization of moderate Islamic values in SMP Negeri 5 Bojonegoro through religious programs and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5). The research employs a qualitative descriptive approach with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that moderate Islamic values such as tolerance, justice, balance, deliberation, and openness are integrated into various school activities, particularly through the Religious Programs and P5 projects. These values are contextualized by adjusting learning content and approaches to the school's pluralistic environment, where students of diverse religious backgrounds interact harmoniously. The Religious Program promotes values of peace and inclusivity through joint worship, interfaith dialogues, and character-building activities. Meanwhile, P5 projects focus on real-life applications of tolerance and cooperation among students from different faiths and backgrounds. Supporting factors in this contextualization include the school’s status as a driving school, the commitment of school leaders and teachers, active parental involvement, and a conducive school culture. In contrast, inhibiting factors include limited time allocation, lack of resources, and differences in understanding moderate values among stakeholders. Overall, the study concludes that contextualizing moderate Islamic values in public schools with diverse students is both possible and effective when supported by inclusive educational strategies and strong collaboration among stakeholders. This research contributes to the discourse on religious moderation in education and provides a practical reference for other schools aiming to build inclusive, tolerant environments through curriculum and extracurricular innovation