This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Agung Kurniawan
Universitas Borneo Tarakan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Keterlibatan Pemangku Kepentingan Dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah: Sebuah Tinjauan Sistematis Literatur Agung Kurniawan; Ahmad Juliana
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15000

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan pemangku kepentingan dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah melalui tinjauan literatur sistematis berbasis protokol PRISMA. Dalam konteks desentralisasi fiskal dan tuntutan akuntabilitas publik yang kian mendesak, kinerja keuangan daerah merupakan indikator esensial bagi efektivitas pengelolaan anggaran, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat. Metodologi penelitian mencakup pengumpulan data dari database Scopus dengan bantuan aplikasi Watase UAKE, yang menghasilkan 200 artikel awal dan disaring menjadi 29 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil utama mengindikasikan bahwa keterlibatan pemangku kepentingan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas sekaligus meminimalkan risiko korupsi, sedangkan kompetensi sumber daya manusia memperkuat ketepatan laporan keuangan dan efisiensi pengambilan keputusan. Meskipun demikian, terdapat celah literatur mengenai interaksi kedua variabel tersebut, disertai tantangan seperti kesenjangan kompetensi dan partisipasi yang pasif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan sinergi kedua faktor sebagai pilar utama kinerja keuangan yang berkelanjutan, disertai kontribusi berupa statistik metode penelitian terdahulu, analisis dominasi kesimpulan terkait kompetensi sumber daya manusia, serta rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah di Indonesia dan negara-negara berkembang.