This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Puspa Renggani
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tren Dinamika Penduduk dan Timbulan Sampah di Kota Yogyakarta Restutita Darusasi; Puspa Renggani; Umniyah Rihadatul Aisy
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16349

Abstract

Kota Yogyakarta merupakan wilayah perkotaan dengan karakteristik unik sebagai pusat pendidikan dan pariwisata yang memiliki dinamika penduduk tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan keterkaitan antara dinamika penduduk dan timbulan sampah di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari BPS, SIPSN, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta periode 2022–2024. Analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif menyajikan data yang menggambarkan tren dinamika penduduk dan keterkaitannya dengan timbulan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk cenderung melambat (decelerating growth) dengan peran migrasi non permanen yang lebih dominan dibandingkan pertumbuhan alami. Di sisi lain, timbulan sampah relatif fluktuatif dengan dominasi sampah rumah tangga, terutama sisa makanan dan plastik. Meskipun jumlah penduduk meningkat, terjadi penurunan timbulan sampah per kapita dari 0,734 kg/orang/hari menjadi 0,724 kg/orang/hari, yang menunjukkan mulai efektifnya pengelolaan sampah di sumbernya. Penurunan ini dipicu oleh kebijakan adaptasi paksa pasca penutupan TPA Regional Piyungan melalui gerakan "Mbah Dirjo" dan optimalisasi Bank Sampah. Namun, angka ini masih di atas standar SNI, sehingga diperlukan pendekatan pengelolaan sampah yang adaptif berupa penguatan kebijakan pemilahan sampah (source separation), edukasi 3R (reduce, reuse, recycle) bagi penduduk tetap dan non-permanen, serta intervensi kebijakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.