This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Happy Sitorus
Universitas Advent Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Green Economy Dan Kinerja Keuangan Terhadap Perencanaan Pajak Perusahaan Sektor Infrastruktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Happy Sitorus; Joan Yuliana Hutapea; Harman Malau
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.16464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh green economy dan kinerja keuangan terhadap perencanaan pajak pada perusahaan sektor infrastruktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Dalam penelitian ini, green economy direpresentasikan melalui biaya lingkungan, sedangkan kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan perencanaan pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan serta laporan keberlanjutan perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 28 perusahaan dengan total 84 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Jamovi, serta melalui pengujian statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green economy yang diproksikan melalui biaya lingkungan berpengaruh signifikan terhadap perencanaan pajak dengan arah hubungan positif, yang menunjukkan bahwa peningkatan biaya lingkungan diikuti oleh peningkatan nilai ETR. Kinerja keuangan yang diukur menggunakan ROA juga berpengaruh signifikan terhadap perencanaan pajak dengan arah negatif, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang lebih tinggi cenderung memiliki nilai ETR yang lebih rendah.