This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Sholehatin Kharisma
UPN “Veteran” Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Sebagai Instrumen Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah Kota Probolinggo Sholehatin Kharisma; Sarah Meirina Sari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17168

Abstract

Dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah memegang peranan strategis sebagai instrumen untuk mewujudkan prinsip akuntabilitas, transparansi, efektivitas, dan efisiensi. Seiring dengan pelaksanaan desentralisasi fiskal, diperlukan instrumen evaluasi pengelolaan keuangan daerah secara komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) sebagai instrumen evaluasi kinerja Pemerintah Daerah Kota Probolinggo berdasarkan hasil pengukuran Tahun Anggaran 2023. Penelitian ini menggambarkan capaian IPKD serta relevansinya sebagai alat evaluasi kinerja pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap hasil pengukuran IPKD dan dokumen terkait pengelolaan keuangan daerah Pemerintah Kota Probolinggo. IPKD mampu merepresentasikan kualitas tata kelola keuangan daerah secara menyeluruh karena menilai seluruh siklus pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Nilai IPKD Kota Probolinggo Tahun 2023 sebesar 79,388 dengan kategori B (Perlu Perbaikan), mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah memenuhi sebagian besar standar nasional, namun masih memerlukan penguatan terutama pada dimensi kondisi keuangan daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa IPKD tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penilaian administratif, tetapi juga sebagai alat refleksi kebijakan dan pembinaan kinerja keuangan daerah. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian keuangan publik serta menjadi dasar perbaikan kebijakan pengelolaan keuangan daerah yang lebih berkelanjutan.