This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Asmaul Husna
Universitas Malikussaleh, Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemasaran Warung Soto Riendang Dalam Mempertahankan Eksistensi Sri Mulya; Asmaul Husna; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.17262

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Pemasaran Warung Soto Riendang Dalam Mempertahankan Eksistensi Di Kota Lhokseumawe. Warung Soto Riendang mampu mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan kuliner modern di Kota Lhokseumawe. Di tengah maraknya usaha kuliner baru yang menawarkan konsep kekinian dan promosi digital yang menarik, Warung Soto Riendang tetap bertahan selama lebih dari empat dekade. Keberhasilan ini tidak lepas dari penerapan strategi komunikasi pemasaran yang efektif dan konsisten. Penelitian dilakukan di Warung Soto Riendang yang berlokasi di Jalan Perdagangan No. 19, Kota Lhokseumawe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Warung Soto Riendang dalam mempertahankan eksistensinya di Kota Lhokseumawe serta mengidentifikasi hambatan komunikasi pemasaran yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemilik warung, karyawan, dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Warung Soto Riendang menerapkan strategi komunikasi pemasaran melalui bauran pemasaran (marketing mix) yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Konsistensi cita rasa produk, penetapan harga yang terjangkau, lokasi yang strategis, serta promosi dari mulut ke mulut dan media sosial menjadi faktor utama dalam mempertahankan eksistensi warung. Adapun hambatan komunikasi pemasaran yang dihadapi meliputi hambatan teknis, semantik, dan psikologis. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang konsisten dan adaptif mampu membantu usaha kuliner tradisional bertahan di tengah persaingan yang semakin modern.