Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola komunikasi antara guru dan orang tua siswa dalam grup whatsapp terkait pembelajaran di sekolah dasar di Kecamatan Mauk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi kasus yang data utamanya berupa transkrip percakapan guru dan orang tua siswa di grup whatsapp. enelitian ini menggunakan instrumen berupa panduan observasi yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan jenis jenis pola komunikasi (seperti referensial, emotif, fatik, metalinguistik, konatif, dan puitis), serta alat pencatat untuk mendokumentasikan hasil temuan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif terhadap percakapan dalam grup, yang kemudian dilengkapi dengan wawancara mendalam bersama guru dan beberapa orang tua siswa guna memahami latar belakang komunikasi yang terjadi. Proses penelitian diawali dengan pemilihan grup WhatsApp yang mewakili populasi, lalu dilanjutkan dengan observasi selama kurun waktu tertentu. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis dengan mengelompokkan percakapan berdasarkan kategori pola komunikasi menurut Jakobson, serta menafsirkan kontribusinya dalam meningkatkan keterlibatan orang tua dan mendukung proses belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis pola komunikasi antara guru dan orang tua melalui Whatsapp menunjukkan variasi dalam penggunaan pola komunikasi, seperti referensial terdapat 86 data, emotif terdapat 77 data, fatik terdapat 76 data, metalinguistic terdapat 67 data, konatif terdapat 5 data, dan puitis terdapat 28 data. Pola komunikasi referensial dan konatif dominan dalam percakapan antara guru dan orang tua di whatsapp, berperan penting dalam menyampaikan informasi, membangun hubungan, dan meningkatkan efektivitas komunikasi. Pola-pola ini memperkuat kolaborasi dan mendukung interaksi sosial serta pendidikan antara guru dan orang tua.Kata Kunci: Guru dan Orang Tua Pola Komunikasi, Whatsapp, Siswa SD.