Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS HOLISTIK KESALAHAN MORFOLOGIS DALAM MEDIA SOSIAL SERTA RELEVANSINYA UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Sri Maryani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i1.13590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan morfologis dalam penggunaan bahasa Indonesia di media sosial serta relevansinya terhadap pembelajaran bahasa. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitik, data dikumpulkan dari platform media sosial seperti Quora, Instagram, Threads.net, dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62,5% kesalahan morfologis terkait dengan afiksasi, seperti penggunaan prefiks "nge-" alih-alih "me-" dan sufiks "-in" yang tidak baku. Kesalahan lain meliputi penyingkatan morfem, reduplikasi, klitik, dan penggunaan kata tidak baku. Temuan ini mencerminkan kecenderungan pengguna media sosial untuk memprioritaskan efisiensi dan kecepatan komunikasi, yang mengakibatkan penyimpangan dari kaidah bahasa baku. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan materi pembelajaran bahasa yang kontekstual, dengan memadukan contoh nyata dari media sosial untuk memperkuat pemahaman siswa tentang perbedaan bahasa formal dan informal. Implikasi penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada kajian linguistik terkait evolusi bahasa di era digital tetapi juga menjadi dasar bagi inovasi strategi pembelajaran yang responsif terhadap perubahan sosial-budaya masyarakat modern.