Yulian Dinihari
Indraprasta Pgri University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN BAHASA KHUSUS DAN LITERASI SOSIAL SEBAGAI PILAR KEADILAN INKLUSIF MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Yulian Dinihari; Mardi Panjaitan; Martua Ferry Siburian
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14185

Abstract

Visi Indonesia emas 2045 menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Dalam kerangka tersebut, pendidikan bahasa khusus memegang peran strategis sebagai salah satu pilar keadilan inklusif di sektor pendidikan. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pendidikan bahasa khusus dalam membentuk sistem pendidikan nasional yang responsif terhadap keberagaman dan kebutuhan peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dan analisis kebijakan, artikel ini membahas berbagai tantangan serta strategi implementasi pendidikan inklusif di Indonesia. Selain itu, artikel ini menyoroti urgensi penguatan literasi sosial sebagai bagian integral dari proses pembelajaran yang mengedepankan prinsip kesetaraan dan pemberdayaan peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada sinergi antara kebijakan yang inklusif, kapasitas tenaga pendidik, ketersediaan sarana dan prasarana, penguatan literasi sosial, serta perubahan paradigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Oleh karena itu, pendidikan bahasa khusus perlu ditempatkan sebagai pilar utama dalam membentuk generasi emas yang adil, inklusif, dan berdaya saing global. Kata kunci: bahasa khusus, literasi sosial, inklusif 
TREN PENELITIAN NARATOLOGI DALAM PENGEMBANGAN LITERASI DI INDONESIA:STUDI LITERATUR REVIU Rendy Pribadi; Yulian Dinihari; Ajeng Dinar Wisesa Wardhani; Retna Ningsih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian naratologi dalam pengembangan literasi di Indonesia melalui studi literatur sistematis terhadap 64 artikel ilmiah dari jurnal terindeks SINTA 1 dan 2 pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan analisis konten naratif, diklasifikasikan ke dalam empat aspek utama: jenis penelitian, subjek kajian, metode pengumpulan data, dan jenis analisis. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan kualitatif mendominasi secara signifikan, dengan fokus utama pada eksplorasi struktur cerita, makna tersirat, serta konteks ideologis dalam teks. Teks karya sastra masih menjadi objek utama, namun terdapat perluasan subjek ke arah media baru seperti pidato, percakapan, transliterasi video, dan teks graffiti. Metode wawancara dan studi dokumen merupakan teknik pengumpulan data yang paling banyak digunakan, sedangkan analisis naratif dan tematik menjadi pendekatan analitis paling dominan. Temuan ini memperlihatkan arah perkembangan naratologi di Indonesia ke pendekatan interdisipliner dan pascaklasik yang lebih reflektif. Studi ini menyimpulkan bahwa naratologi memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan literasi kritis, baik dalam konteks pendidikan formal maupun dalam budaya literasi masyarakat secara luas. Kata Kunci: Naratologi, Literasi, Literatur Reviu
Penguatan Literasi Peserta Lembaga Pertahanan Negara melalui Pelatihan Kaidah Bahasa Indonesia Yulian Dinihari; Irfanudin; Fauzi Mulyatna; Musringudin
Dirandra Vol. 3 No. 2 (2026): Dirandra
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/drndra.v3i2.1472

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam komunikasi tertulis formal merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung efektivitas penyampaian informasi di lingkungan kelembagaan. Namun, hasil observasi awal menunjukkan masih ditemukan berbagai kesalahan penggunaan ejaan, kata baku, tanda baca, huruf kapital, serta penyusunan kalimat dan paragraf dalam dokumen formal yang disusun peserta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebahasaan peserta melalui pelatihan kaidah bahasa Indonesia dalam penyusunan komunikasi tertulis formal. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan lembaga pertahanan negara di Jakarta dengan melibatkan 35 peserta yang terlibat dalam penyusunan dokumen dan komunikasi tertulis resmi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, forum diskusi kelompok terarah (FGD), praktik langsung, dan pendampingan. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, soal pretest dan posttest sebanyak 20 butir, serta lembar evaluasi peserta. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase peningkatan hasil belajar peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 61,5 pada saat pretest menjadi 86,5 pada saat posttest. Peningkatan kemampuan terlihat pada aspek penggunaan ejaan, kata baku, tanda baca, huruf kapital, kalimat efektif, dan paragraf efektif. Dengan demikian, pelatihan kaidah bahasa Indonesia terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kebahasaan dan kualitas komunikasi tertulis formal peserta di lingkungan kelembagaan.