Shafa Idha Nabila
University of Singaperbangsa Karawang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KRITIK SASTRA FEMINISME PADA CERPEN “MENGAPA TOKOH KITA INGIN MENJADI BAOA?” KARYA RADJA SINAGA: FEMINISME MARXIS Shafa Idha Nabila; Lutfiyah Zahra Salsabilah; Alin Ambarwati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15253

Abstract

AbstrakFenome dalam cerpen “Mengapa Tokoh Kita Ingin Menjadi Baoa?” karya Radja Sinaga mengarah pada ketidakadilan yang dialami tokoh-tokoh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait bentuk-bentuk diskriminasi dan ketidakadilan terhadap perempuan dalam cerpen tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah feminisme Marxis dengan menganalisis bentuk diskriminasi, budaya patriarki, dan tekanan sosial yang dialami tokoh-tokoh perempuan. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menemukan dan menguraikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dengan melihat dan menganalisis objek serta data-data pendukung seperti penelitian terdahulu dan data terkait teori yang akan digunakan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan, diantaranya bentuk diskriminasi, budaya patriarki, dan tekanan sosial. Bentuk diskriminasi tercermin melalui perlakuan tidak adil, memosisikan Mama sebagai perempuan merugikan akibat tidak dapat memberikan anak laki-laki. Budaya patriarki ditunjukkan pada ketidakadilan yang dialami Mama saat Bapak selalu menuntut lebih. Tekanan sosial ditemukan ketika Mama dituntun untuk segera menikah, dan Mama disalahkan ketika pernikahan tersebut tidak menghasilkan anak laki-laki. Kebermanfaatan penelitian ini terletak pada memahami secara mendalam terkait bentuk-bentuk diskriminasi dan ketidakadilan yang dialami perempuan.Kata Kunci: Budaya Patriarki, Cerpen, Feminisme Marxis