Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CITRAAN DALAM UNGKAPAN TRADISIONAL MELAYU RIAU KARYA TENAS EFFENDY: REPRESENTASI VISUAL PADA TANJAK M. Zafran Syaira; Elmustian Elmustian; Hermandra Hermandra
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v15i1.16045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis citraan dalam ungkapan tradisional Melayu Riau karya Tenas Effendy dengan fokus pada representasi visual tanjak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknik pengumpulan data berupa baca dan catat dari buku Ungkapan Melayu Riau karya Tenas Effendy. Data penelitian berupa lima ungkapan terpilih yang merepresentasikan tanjak, yaitu Belah Mumbang, Tebing Laksamana, Tubang Layar, Tebing Runtuh, dan Tanjak Laksamana. Analisis menunjukkan bahwa ungkapan tersebut menghadirkan citraan visual yang menekankan aspek ketinggian, arah, susunan lipatan, dan hiasan tanjak. Ungkapan Belah Mumbang menampilkan simetri dan kesimetrian lipatan, Tebing Laksamana menekankan keteraturan dan ornamen, Tubang Layar menonjolkan perbedaan tinggi dan susunan bertingkat, Tebing Runtuh menghadirkan bentuk kompleks dan tidak simetris, sedangkan Tanjak Laksamana menekankan dinamika pucuk dan lipatan. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa ungkapan tradisional efektif membangun gambaran visual dan memperkuat pemahaman budaya Melayu Riau tentang tanjak. Penelitian ini menegaskan bahwa ungkapan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewarisan nilai adat, tetapi juga sebagai medium representasi visual yang memperkaya pengetahuan budaya.