This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Acik Ira Nanik
Program Magister Pendidikan Dasar, Universitas Muria Kudus, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Permainan Tradisional Cublak-Cublak Suweng Untuk Menstimulasi Kemampuan Sosialisasi Anak Usia Dini Acik Ira Nanik; Erik Aditia Ismaya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan permainan tradisional Cublak-cublak Suweng dalam menstimulasi kemampuan sosialisasi anak usia dini di TK Negeri Pembina Kecamatan Wirosari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 23 anak Kelompok B, 2 guru, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Cublak-cublak Suweng dilaksanakan melalui tahap pengenalan, penjelasan aturan, demonstrasi, dan praktik bermain secara berkelompok dengan pendampingan guru. Kemampuan sosialisasi yang muncul meliputi: berinteraksi dengan teman sebaya, berkomunikasi, bekerja sama, menghargai teman, mengikuti aturan, menunggu giliran, membantu teman, dan menyesuaikan diri dengan kelompok. Terjadi peningkatan kemampuan sosialisasi anak setelah mengikuti permainan, ditandai dengan meningkatnya jumlah anak pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Faktor pendukung meliputi antusiasme anak dan dukungan guru, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan karakter anak dan konsentrasi yang mudah teralihkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional Cublak-cublak Suweng efektif digunakan sebagai media stimulasi kemampuan sosialisasi anak usia dini.