This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Yeni Pratiwi Bulo
STIM-LPI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perbankan dalam Mendukung Pembiayaan Pada UMKM Kota Makassar Pra Gemini; Yeni Pratiwi Bulo; Aminah Aminah; Adriani Adriani; Fausiah Fausiah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.19977

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Makassar melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Namun, keterbatasan akses terhadap pembiayaan masih menjadi salah satu kendala utama dalam pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pebankan dalam mendukung pembiayaan sera mendeskripsikan mekanisme pembiayaan pada UMKM kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi dalam melakukan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbankan berperan penting melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan modal kerja, layanan perbankan digital, serta pendampingan usaha. Pemerintah Kota Makassar juga memperkuat akses pembiayaan melalui kolaborasi dengan sektor perbankan dalam berbagai program pengembangan UMKM. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa rendahnya literasi keuangan, keterbatasan agunan bagi sebagian pelaku usaha, serta kemampuan administrasi usaha yang belum memadai Perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan UMKM di Kota Makassar melalui penyediaan kredit, khususnya KUR, layanan perbankan digital, serta program pendampingan bagi pelaku usaha. Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan turut memperluas akses pembiayaan dan mendorong UMKM berkembang. Meski demikian, peningkatan literasi keuangan, kemampuan administrasi usaha, dan pendampingan yang berkelanjutan masih diperlukan agar lebih banyak UMKM dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara optimal.