Nuriawati
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Islam Badri Mashduqi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN HAJI DALAM PENINGKATAN KEPUASAN JEMAAH (Studi Kasus di KBIHU Nurul Haramain Kraksaan) Nuriawati; Inayatul Mufidah
HARAMAIN: Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 01 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Badri Mashduqi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66931/jmb-114

Abstract

Pelayanan merupakan salah satu aspek terpenting yang harus diperhatikan oleh setiap lembaga, sebab tanpa adanya pelayanan yang baik maka kepuasan pelanggan tidak akan pernah terwujud. Kaitannya dengan ibadah haji, banyak sekali permasalahan-permasalahan yang muncul akibat dari pelayanan, contohnya yaitu pelayanan dalam manasik haji, tidak sedikit KBIHU yang hanya memenuhi kebutuhan calon jemaah haji dari segi materinya saja, sedangkan aplikasinya tidak. Maka dari itu perlu diidentifikasi dan dianalisis dengan perhatian khusus bagaimana memuaskan para jemaah haji. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Data-data yang didapatkan dari KBIHU Nurul Haramain diolah secara sistematis berupa kata-kata tertulis dan arsip untuk memperoleh gambaran informasi yang berhubungan dengan strategi bimbingan manasik haji pada calon jemaah haji lanjut usia. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis datanya yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan haji KBIHU Nurul Haramain terhadap calon jamaah haji memperhatikan lima konsep kualitas pelayanan yaitu pertama, bukti fisik (tangibles) yang meliputi penampilan pegawai dan sarana prasarana. Kedua, kehandalan (reliability) yang meliputi akurat dan terpercaya. Ketiga, ketanggapan (responsiveness) yang meliputi pelayanan cepat, tepat dan cermat. Keempat, jaminan (assurance) yang diberikan dalam meningkatkan kepuasan dilakukan dengan melalui jaminan administrasi dan keilmuan. Kelima, empati (empathy) yang meliputi komunikasi dan perhatian.
PENERAPAN PENGEMBALIAN BIAYA IBADAH HAJI BAGI CALON JAMAAH HAJI YANG GAGAL BERANGKAT (Studi Kasus di PT Nur Haramain Mulia Kraksaan) Nuriawati; Siti Raudatul Firdausiyah
HARAMAIN: Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 02 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Badri Mashduqi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66931/jmb-117

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mengetahui dan memahami faktor-faktor yang menyebabkan calon jamaah haji gagal berangkat menunaikan ibadah haji, serta untuk mengetahui prosedur pengembalian biaya ibadah haji yang diterapkan oleh PT Nur Haramain Mulia Kraksaan bagi calon jamaah haji yang gagal berangkat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan melakukan survei wawancara mendalam dengan narasumber dari pihak PT Nur Haramain Mulia. Teknik pengumpulan data dengan teknis wawancara, dokumentasi, observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan calon jamaah haji PT Nur Haramain Mulia gagal berangkat menunaikan ibadah haji yaitu, adanya calon jamaah haji yang meninggal dunia sebelum keberangkatan, adanya calon jamaah haji yang menunda keberangkatan haji, dan ada juga calon jamaah haji yang batal berangkat karena alasan ekonomi. Tanggung jawab PT Nur Haramain Mulia dalam pengembalian BPIH yakni hanya membantu dalam proses pembatalan ke kemenag. Karena kementerian agama yang bertanggung jawab secara penuh dalam pengembalian BPIH.