Bambang Yulianto
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effectiveness of Implementing the Interactive Multimedia Based Quantum Learning Model on the Short Story Writing Skills Rizky Mutiara Sani; Bambang Yulianto
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i1.1051

Abstract

The problems in learning in class IX of SMPN 40 Surabaya, which is still teacher-centered and dependent on textbooks, prompted this study. This condition makes students passive, easily bored, and unable to write short stories optimally. Interviews with Indonesian language teachers reinforced these findings, confirming that the Quantum Learning model and interactive multimedia had never been implemented. This situation highlights the need for attractive, interactive, and experience-oriented learning innovations. The purpose of this study was to describe the short story writing skills of ninth-grade students at SMPN 40 Surabaya before and after the implementation of the interactive multimedia-based Quantum Learning model and the improvements achieved. The method used was quantitative with a one-group pre-test post-test pre-experimental design. The research population was all ninth-grade students at SMPN 40 Surabaya in the 2025/2026 academic year, while the sample was class IX-I consisting of 27 students selected through cluster random sampling. The data collection technique used a pre-test and post-test. Meanwhile, the analysis technique used descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, hypothesis testing in the form of paired t-tests, and N-Gain. The results of the study showed an increase in students’ short story writing skills from a pre-test average score of 68.33 to 82.59 on the post-test. The normality test showed that the data was normally distributed, while the t-test produced a Sig. (2-tailed) score of 0.000 < 0.05 and a t-count > t-table, indicating a significant difference between the two values. The N-Gain value of 0.4425 falls into the moderate category, indicating that the interactive multimedia-based Quantum Learning model is effective in improving the short story writing skills of ninth-grade students at SMPN 40 Surabaya.
Representation of the Personality Structure of the Main Characters in the Novel Serangkai by Valerie Patkar: A Psychoanalytic Study of Sigmund Freud Amalia Rizka Firnanda; Bambang Yulianto
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i2.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Serangkai karya Valerie Patkar dengan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian berupa kutipan kata, kalimat, paragraf, dan dialog yang mencerminkan struktur kepribadian tokoh utama, yaitu id, ego, dan superego. Sumber data diperoleh dari novel Serangkai karya Valerie Patkar yang diterbitkan tahun 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Teknis analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepribadian id, ego, dan superego tercermin secara jelas melalui perilaku dan konflik batin tokoh utama. Bentuk struktur kepribadian id, pada tokoh Kai Daverra diwujudkan berdasarkan (Keinginan menjadi seorang pembalap dan tidak ingin mengalami kekalahan), pada tokoh Karina Maladivas Nota diwujudkan dengan (Keinginan menjadi seorang Dokter dan Divas ingin datang ke balapan Kai), pada tokoh Zacchio Ivander Nota diwujudkan dengan (Keinginan membahagiakan dan melindungi adiknya dan Keinginan berhenti kemoterapi). Bentuk struktur kepribadian ego, pada tokoh Kai Daverra digambarkan melalui (Mengesampingkan Ambisi Kemenangan Demi Menjaga Keselamatan), pada tokoh Karina Maladivas Nota diwujudkan dengan (Selalu Terjebak dalam Ingatan Masalalunya), pada tokoh Zacchio Ivander Nota diwujudkan dengan (Berbohong Tentang Penyakitnya).Bentuk struktur kepribadian superego, pada tokoh Kai Daverra direpresentasikan dengan (Mengikhlaskan Orang yang Disayangi bahagia bersama pilihannya), pada tokoh Karina Maladivas Nota diwujudkan dengan (Berdedikasi penuh pada pekerjaannya sebagai dokter), pada tokoh Karina Maladivas Nota diwujudkan dengan (Mengendarai mobil jika memiliki SIM). Secara keseluruhan, dinamika id, ego, dan superego membentuk konflik psikologis yang kompleks dan berpengaruh terhadap perkembangan kepribadian tokoh utama dalam novel.