Agustiawan Agustiawan
Fakultas Kedokteran Institut Kesehatan Helvetia Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi dan Minat Pramuka terhadap Integrasi Sustainable Development Goals dalam Kegiatan Kepramukaan Agustiawan Agustiawan
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.2026121.474

Abstract

This study explores the perceptions, interests, and digital readiness of Scout members at the Penegak and Pandega levels regarding the integration of the Sustainable Development Goals (SDGs) into Scouting activities. A quantitative descriptive research design was applied using a survey method. Data were collected through an online questionnaire distributed via social media group chats consisting of active Scout members. A total of 75 respondents participated in the study. The findings reveal that the majority of respondents perceive Scouting activities as supportive of SDG achievement, particularly in the areas of quality education, health and well-being, environmental protection, and climate action. Leadership skill development and opportunities for social interaction emerged as the most influential factors determining interest in participating in Scouting activities. Although most respondents acknowledged the importance of technology in supporting Scouting programs, the current contribution of Scouting activities to improving digital competencies was perceived as moderate, indicating room for further development. Action-based activities, such as environmental initiatives and social service programs, were identified as the most preferred forms of SDG-related Scouting activities. Overall, the results highlight the strategic potential of the Scout Movement as a non-formal education platform for promoting sustainable development among youth. Strengthening the systematic and contextual integration of SDGs into Scouting programs is therefore recommended to maximize their educational and societal impact.
Karakteristik Demografis dan Faktor Motivasi Donor Darah Sukarela Reguler: Studi Cross Sectional Amin Ibrizatun; RM Tjahja Nurrobi; Ade Yoska Tilla Serihati; Andi Nasir; Rika Helty; Agustiawan Agustiawan
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 2 (2026): April 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i2.2554

Abstract

Ketersediaan darah yang berkelanjutan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat dan memerlukan pemahaman mengenai faktor yang memengaruhi donor darah rutin. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara karakteristik demografis dan faktor motivasi dengan kebiasaan donor darah rutin pada relawan donor darah sukarela. Studi potong lintang ini dilakukan di Kota Pekanbaru, Indonesia, pada Agustus–September 2025, melibatkan 182 responden yang memenuhi kriteria inklusi melalui kuesioner daring. Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik demografis, jenis motivasi donor darah, dan status donor rutin. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square atau Fisher’s exact test sesuai distribusi data, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan bahwa motivasi empati dan kemanusiaan (p<0,001), pengalaman kebutuhan darah sebelumnya (p=0,002), motivasi kesehatan (p=0,041), dan motivasi religius (p=0,048) berhubungan signifikan dengan donor darah rutin. Sebaliknya, motivasi berupa ajakan teman atau komunitas tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (p=0,672). Tidak seluruh karakteristik demografis menunjukkan hubungan signifikan dengan donor darah rutin. Kesimpulannya, faktor motivasi tertentu, terutama yang bersifat intrinsik dan berbasis pengalaman personal, berasosiasi dengan kebiasaan donor darah rutin.